Kemitraan dengan IKM Jabar Didorong Masuk dalam Rantai Pasok Industri Besar

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 September 2024 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat bersama Perwakilan Bank Indonesia Jabar terus berupaya meningkatkan iklim investasi di Indonesia melalui berbagai inisiatif yang dirancang untuk menarik lebih banyak investasi asing dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Salah satunya melalui sinergi “flagship” program tahunan West Java Investment Summit (WJIS).
Dalam “talkshow” bertajuk Bewara Jawa Barat (BEJA) Vol.10 yang diselenggarakan pada Selasa (17/9/2024), BI Jabar bersama Pemdaprov Jabar memaparkan rencana penyelenggaraan WJIS 2024.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar Nining Yuliastiani mengatakan, pemberdayaan UMKM, menjadi target Pemdaprov Jabar pada gelaran WJIS  tahun ini, yang akan dilaksanakan pada 19 September 2024.

Nining memaparkan, dalam WJIS 2024 akan membahas berkaitan dengan “supply chain” atau rantai pasok, yakni bagaimana kepastian akan ketersediaan kebutuhan industri di masa depan dapat menjadi daya tarik bagi investor, dari 210 proyek investasi yang ditawarkan.

“Kita berusaha mengedepankan kemitraan dengan IKM (Industri Kecil Menengah) atau UMK (Usaha Mikro dan Kecil) di Jabar untuk bisa masuk ke dalam “supply chain” industri besar atau pun yang berorientasi ekspor,” kata Nining.

Baca Juga :  Pesawat Jatuh di Bandara London, Saksi Mata Ceritakan Detik-detik Kejadian

“Harus disiapkan bagaimana UMKM memiliki daya saing dan kompetensi dalam memenuhi kebutuhan industri, sebagai penyuplai, serta menyediakan bahan baku yang diperlukan,” imbuhnya.

Nining berharap, nantinya industri yang masuk,  kebutuhannya dapat dipenuhi oleh UMKM secara penuh sehingga UKM kita terlibat lebih aktif.

“Itu nanti yang kita lakukan di West Java Investment Summit,” ujarnya.

Sementara itu Deputi Kepala BI Jabar Muslimin Anwar menjelaskan bahwa investasi langsung yang masuk melalui WJIS dapat turut menjaga stabilitas ekonomi dalam situasi global yang tidak menentu, akselerasi transfer teknologi dan inovasi, penguatan ekspor, pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau, serta penguatan kolaborasi regional dan internasional.

“Terjaganya kinerja investasi Jabar akan memberi dampak positif bagi arus modal masuk, yang nantinya akan berdampak pada stabilitas nilai tukar dan harga-harga,” kata Muslimin.

“Persepsi positif yang terbentuk dari kinerja perekonomian Indonesia pada akhirnya dapat menjaga inflasi terkendali dan stabilitas moneter hingga sistem pembayaran,” tambahnya.

Menurut Muslimin, dalam upaya mempersiapkan proyek-proyek yang akan ditawarkan pada WJIS 2024, BI Jabar bersama pemda telah melakukan serangkaian program Road to WJIS 2024.

Baca Juga :  BNPB Berbagi Pengalaman Pemulihan Pascabencana Sektor Sosial Ekonomi dan Sumber Daya Alam Lingkungan

Rangkaian program tersebut meliputi kurasi proyek-proyek terbaik Jabar melalui West Java Investment Challenge, memfasilitasi penyusunan feasibility study yang bekerja sama dengan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) terpilih untuk meningkatkan keyakinan investor.

Program lainnya, yakni melakukan West Java Investment Roadshow yang bertujuan untuk mendiseminasikan proyek yang telah dikurasi pada “Investment Challenge” kepada investor potensial untuk IPRO (Investment Project Ready to Offer) di Jabar, serta West Java Investment Summit yang didalamnya terdapat “one-on-one meeting” untuk menyepakati investasi.

Berbagai upaya sinergi kolaboratif tersebut akan terus ditingkatkan untuk tetap menjadikan Jabar sebagai primadona investasi di Indonesia.

“Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memfasilitasi dan mendukung arus investasi masuk, memastikan bahwa Indonesia terutama Jawa Barat tetap menjadi destinasi utama bagi para investor seiring dengan kontribusi-kontribusi pada pengembangan ekonomi yang lebih luas di Indonesia,” paparnya.

“Berdedikasi untuk mendukung upaya ini melalui partisipasi aktif dalam acara promosi investasi, membangun kemitraan serta meningkatkan integrasi kegiatan hubungan investor,” pungkas Muslimin.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RAKET, KOK, DAN MERAH PUTIH
Pendidikan Gratis Disiapkan, Mulai 2027 Murid TK Dapat PIP Rp450 Ribu per Tahun
Jawa Barat Borong 11 Penghargaan ADUJAKNAS 2026, Duta GenRe Putri Back to Back Juara Nasional
Bio Farma dan MSD Kerja Sama Transfer Teknologi Vaksin PCV15 dan HPV
Jabar Sisir 4.361 KPM Belum Ber-KB, DP3AKB Dorong Perencanaan Keluarga
Pegadaian dan BCA Perluas Tabungan Emas ke Aplikasi blu Digital
Komisi X Setujui Anggaran Kemendikdasmen Rp89,1 Triliun untuk Pendidikan 2027
Kemendikdasmen Buka Bantuan Kuliah S1/D4 untuk 150 Ribu Guru melalui PKA

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:33 WIB

RAKET, KOK, DAN MERAH PUTIH

Jumat, 25 September 2026 - 18:32 WIB

Pendidikan Gratis Disiapkan, Mulai 2027 Murid TK Dapat PIP Rp450 Ribu per Tahun

Kamis, 24 September 2026 - 10:14 WIB

Jawa Barat Borong 11 Penghargaan ADUJAKNAS 2026, Duta GenRe Putri Back to Back Juara Nasional

Rabu, 23 September 2026 - 20:44 WIB

Bio Farma dan MSD Kerja Sama Transfer Teknologi Vaksin PCV15 dan HPV

Rabu, 23 September 2026 - 13:57 WIB

Jabar Sisir 4.361 KPM Belum Ber-KB, DP3AKB Dorong Perencanaan Keluarga

Berita Terbaru

NEWS

RAKET, KOK, DAN MERAH PUTIH

Jumat, 25 Sep 2026 - 18:33 WIB