Kemendukbangga/BKKBN Jabar Perkuat Peran Ayah Lewat Sosialisasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia 2025

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat kembali menegaskan pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan melalui penyelenggaraan Sosialisasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya nasional memperkuat ketahanan keluarga dan menekan meningkatnya fenomena fatherless yang kini menjadi isu serius di berbagai daerah.

Acara yang digelar di hadapan puluhan peserta ini melibatkan para penulis dari Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) Jawa Barat. Mereka hadir bukan hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan pesan-pesan edukasi keluarga melalui karya tulis, media, hingga ruang literasi publik.

GEMAR: Gerakan sederhana, dampak besar untuk pendidikan anak

Tahun ini, sosialisasi GATI mengangkat tema “GEMAR: Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah”, sesuai Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Nomor 14 Tahun 2025. Gerakan ini mendorong ayah untuk hadir secara nyata dalam perjalanan pendidikan anak, bukan hanya dalam aspek finansial, tetapi juga emosional dan pengawasan tumbuh kembang.

Melalui GEMAR, ayah diimbau terlibat dalam momen-momen penting di sekolah, termasuk pengambilan rapor, dialog dengan guru, dan pemantauan prestasi belajar. Langkah sederhana ini diyakini mampu meningkatkan kedekatan ayah–anak sekaligus membangun komunikasi yang lebih harmonis di dalam keluarga.

Baca Juga :  Pemulihan Energi Pascabencana Terus Dipercepat, Pemerintah Pastikan Stok BBM dan LPG Aman

Data menunjukkan kondisi serius: dari fatherless hingga kesehatan mental remaja

Dalam sesi pemaparan, Kemendukbangga/BKKBN Jabar menyoroti berbagai data yang menunjukkan perlunya keterlibatan ayah secara lebih intens.
Beberapa temuan penting antara lain:

  • 20,9% anak di Indonesia tumbuh tanpa figur ayah (UNICEF, 2021).
  • 33% remaja mengalami masalah kesehatan mental, namun hanya 4,3% orang tua yang mampu mendeteksinya sejak dini (I-NAMHS, 2022).
  • Hanya 37,17% anak usia 0–5 tahun yang diasuh secara bersamaan oleh kedua orang tua (BPS, 2021).

Kondisi tersebut menggambarkan bahwa ketidakhadiran figur ayah tidak hanya mempengaruhi perkembangan emosional anak, tetapi juga berdampak pada kesehatan mental dan kualitas pertumbuhan mereka secara menyeluruh.

“Ini alarm serius. Keterlibatan ayah bukan hanya soal emosional, tetapi merupakan investasi sosial jangka panjang,” tegas Dadi mewakili Kemendukbangga/BKKBN Jabar.

Ia menambahkan, ayah perlu memposisikan diri bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi sebagai pendamping utama tumbuh kembang anak. Kehadiran ayah dalam keluarga menjadi fondasi penting mencegah berbagai masalah sosial di masa depan, mulai dari perundungan, rendahnya kepercayaan diri anak, hingga potensi kekerasan dalam rumah tangga.

Baca Juga :  Kemendukbangga Jabar dan Aisyiyah Sepakat Perkuat Gerakan Quickwin untuk Keluarga dan Pencegahan Stunting

IPKB Jabar siap menjadi garda terdepan literasi pengasuhan

Para peserta yang hadir, termasuk IPKB Jawa Barat, menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang kegiatan. Sebagai komunitas penulis yang aktif memproduksi konten edukasi keluarga, IPKB menilai keterlibatan ayah dalam pengasuhan masih belum mendapat ruang publik yang cukup, padahal perannya sangat vital.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi momentum bagi para penulis untuk memperkuat narasi positif mengenai peran ayah, menepis stigma bahwa pengasuhan hanya merupakan ranah ibu, serta memperluas jangkauan literasi terkait keadilan gender dalam keluarga.

Ajakan kolaborasi: bangun ekosistem pengasuhan yang setara

Dalam pembukaan acara, Kemendukbangga/BKKBN Jabar mengajak seluruh elemen masyarakat—komunitas literasi, tokoh masyarakat, akademisi, media, hingga dunia pendidikan—untuk bersama-sama menggaungkan nilai-nilai Gerakan Ayah Teladan Indonesia.

Melalui kolaborasi yang lebih luas, diharapkan pesan mengenai peran ayah dapat tersampaikan lebih kuat ke berbagai lapisan masyarakat, terutama di tengah perubahan sosial yang menuntut keluarga Indonesia semakin tangguh dan adaptif.

Sosialisasi GATI 2025 ini diharapkan menjadi pemicu gerakan yang lebih besar, di mana ayah tidak lagi sekadar simbol dalam keluarga, tetapi hadir sebagai figur yang aktif, peduli, dan berdampak bagi masa depan anak-anak Indonesia.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid
Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa
Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen
AMPETRA Soroti Sulitnya Izin Tambang Rakyat, Siap Dampingi Penambang hingga Kantongi Legalitas
DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:50 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029

Senin, 20 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid

Senin, 20 Juli 2026 - 11:23 WIB

Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa

Senin, 20 Juli 2026 - 09:12 WIB

Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terbaru