Kemendukbangga/BKKBN Jabar dan UNICEF Lakukan Orientasi SDM Pemutakhiran PK-25 Modul CFM

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Barat, 10 September 2025Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat bersama Pusdatin Kemendukbangga menyelenggarakan Orientasi SDM Pemutakhiran Pendataan Keluarga (PK) Tahun 2025 Modul Kesulitan Fungsional Anak (Child Functioning Module/CFM) secara daring. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh SDM Pemutakhiran PK-25 Modul CFM dan pengelola data OPD KB dari 13 kabupaten/kota yang menjadi lokus di Provinsi Jawa Barat.

Pemutakhiran PK-25 sebelumnya telah dilaksanakan pada 22 Juli hingga 21 Agustus 2025 dan diperpanjang hingga 31 Agustus 2025 di wilayah sampel terpilih. Langkah selanjutnya, Kemendukbangga/BKKBN bekerja sama dengan UNICEF Indonesia akan melakukan pengumpulan data untuk Modul Kesulitan Fungsional Anak, mulai 11 September hingga 10 Oktober 2025.

Baca Juga :  Bank bjb Tandatangani MoU Pemanfaatan Produk dan Jasa Layanan Perbankan dan Keuangan dengan MNC Kapital

Modul CFM bertujuan mengidentifikasi kesulitan fungsional yang dihadapi anak-anak berusia 2–17 tahun. Data yang dikumpulkan dapat dibandingkan secara global dan menjadi dasar bagi pemangku kepentingan dalam menentukan kebijakan, strategi, dan program inklusi anak yang tepat.

Kegiatan orientasi dibuka oleh Plh. Sekretaris Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat, Andina Dewi Lestari. Dalam sambutannya, Andina menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh dan partisipasi aktif peserta selama orientasi.

Baca Juga :  Jadwal Pembatasan Operasional Truk di Tol Saat Lebaran 2026, Berlaku 13–29 Maret

“Keberhasilan orientasi hari ini menjadi langkah awal bagi suksesnya Pemutakhiran PK-25 Modul CFM di Provinsi Jawa Barat. Kami berharap seluruh peserta dapat menyimak dan berdiskusi secara aktif agar informasi terkait modul ini dapat dipahami dengan baik,” ujar Andina.

Dengan orientasi ini, diharapkan seluruh SDM pemutakhiran dapat menjalankan survei Modul CFM secara efektif, sehingga data yang dihasilkan akurat dan dapat mendukung program inklusi anak di Jawa Barat.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan
Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas
IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat
Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional
SINKONA INDONESIA LESTARI DUKUNG WELLNESS TOURISM NASIONAL LEWAT TEKNOLOGI AROMATERAPI DI INDONESIA TRAVEL FAIR 2026
Kemendikdasmen dan MD Entertainment Salurkan 2.500 Pasang Sepatu untuk Murid Terdampak Banjir di Aceh
Kemendikdasmen Perkuat Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Melalui Pembentukan Pokja BSAN di Daerah
Mensesneg: Pergantian Pimpinan BGN Tidak Ganggu Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:33 WIB

BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:12 WIB

IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:54 WIB

Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

SINKONA INDONESIA LESTARI DUKUNG WELLNESS TOURISM NASIONAL LEWAT TEKNOLOGI AROMATERAPI DI INDONESIA TRAVEL FAIR 2026

Berita Terbaru

NEWS

Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:54 WIB