Kemendukbangga/BKKBN Jabar dan Indofood Perkuat Program GENTING Cegah Stunting di Kota Bogor

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, 21 Oktober 2025 – Upaya percepatan penurunan stunting terus digencarkan oleh Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat melalui berbagai inovasi dan kolaborasi lintas sektor. Salah satu wujud nyata dari upaya tersebut adalah kegiatan bertajuk “Penguatan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) melalui Kreasi Menu MPASI bagi Keluarga Berisiko Stunting” yang digelar di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Senin (21/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), hasil kolaborasi antara Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dinas PPKB Kota Bogor, dan perangkat pemerintah daerah. Kolaborasi semakin kuat dengan kehadiran PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk – Nutrition & Special Food Division sebagai Orang Tua Asuh dalam program tersebut.

Baca Juga :  Wenny Haryanto Tetap Konsisten Meminta Masyarakat Agar Bisa Mengoptimalkan Bonus Demografi Melalui Pencegahan Dtunting Dejak Dini.

Sinergi ini menjadi bukti nyata komitmen lintas sektor dalam mewujudkan keluarga sehat dan bebas stunting di Jawa Barat.

Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat Dadi Ahmad Roswandi menyampaikan dukungannya terhadap penguatan program gizi keluarga serta sinergi percepatan penurunan stunting di wilayah Jawa Barat, termasuk di Kota Bogor.

“Edukasi dan pendampingan gizi seperti ini sangat penting agar seluruh masyarakat memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), termasuk pemahaman tentang ASI eksklusif dan pembuatan kreasi menu MPASI bergizi, seimbang, serta menarik bagi bayi dan balita,” ujarnya.

Selain memberikan edukasi, PT Indofood NSF juga menyalurkan bantuan nutrisi dan pendampingan selama tiga bulan kepada ibu serta baduta berusia 6–8 bulan. Program ini dilengkapi dengan pemantauan tumbuh kembang anak dan evaluasi berkala untuk memastikan hasilnya berjalan optimal.

Baca Juga :  Fakta Terbaru Longsor Tambang Galian C Gunung

Dengan semangat kolaborasi Pentahelix antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan menuju terwujudnya generasi Indonesia emas yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Malam Ini, Simak Jam Puncak dan Jadwal Lengkapnya di Indonesia
Kemendikdasmen Perkuat Sinergi dengan Media, PIP 2026 Diperluas hingga PAUD
Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4
Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh
Kementan Percepat Hilirisasi Sawit, Produksi CPO 2025 Capai 46,55 Juta Ton dan Ekspor Naik
Mentan Andi Amran Sulaiman Perkuat BRMP Provinsi, Kementan Terapkan Meritokrasi dan Awasi Alsintan
Bank Indonesia Jabar Siapkan Rp16,7 Triliun untuk Penukaran Uang Ramadan dan Idulfitri 2026
Pemdaprov Jawa Barat Siapkan 60 Posko Piket Lebaran 2026 dan 19 DRU, Jalan Provinsi 91,68 Persen Mantap

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:37 WIB

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Malam Ini, Simak Jam Puncak dan Jadwal Lengkapnya di Indonesia

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:03 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Sinergi dengan Media, PIP 2026 Diperluas hingga PAUD

Senin, 2 Maret 2026 - 17:02 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:56 WIB

Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:38 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman Perkuat BRMP Provinsi, Kementan Terapkan Meritokrasi dan Awasi Alsintan

Berita Terbaru