Jawa Barat Perkuat Pelayanan KB Pascapersalinan untuk Wujudkan SDM Berkualitas

- Jurnalis

Senin, 15 September 2025 - 23:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, 2025 – Dalam rangka memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Berkualitas dan Berdaya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Kesehatan dan Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat fokus pada peningkatan Pelayanan KB Pascapersalinan (KBPP). Program ini menjadi salah satu prioritas nasional sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Target capaian pelayanan KBPP yang ditetapkan dalam RPJMN adalah 57 persen pada 2025. Namun, di lapangan masih ditemukan tantangan, antara lain perbedaan data antara Dinas Kesehatan dan BKKBN Jawa Barat, kurangnya promosi program di masyarakat, serta keterbatasan kompetensi petugas dalam melakukan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) terkait KBPP.

Baca Juga :  Dukung Program Prabowo, Mendikdasmen Dorong Sekolah Terapkan ASRI

Untuk mengatasi kendala tersebut, Katimker Kesga Gizi Dinas Kesehatan Jabar, Sita Febrianti Roslan, menekankan perlunya pemadanan data antara Dinas Kesehatan dan BKKBN untuk menghilangkan perbedaan data yang signifikan. Selain itu, definisi operasional KBPP akan disosialisasikan kembali di tingkat Puskesmas.

Sementara itu, Prof. Laili Rahayuwati dari Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran menyoroti tantangan lain dalam pelaksanaan KBPP, yaitu kesadaran masyarakat, norma budaya, dan keterbatasan akses layanan.

Baca Juga :  Netty Prasetiyani: Visi berkeluarga yang benar yaitu karena ingin beribadah

Sebagai langkah solusi, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat akan melakukan uji coba intervensi di kabupaten/kota dengan cakupan KBPP rendah. Diharapkan strategi ini dapat meningkatkan capaian pelayanan secara signifikan dan menjadi model penerapan di wilayah lain.

Langkah ini menunjukkan komitmen Jawa Barat dalam memastikan setiap ibu pascapersalinan mendapatkan akses pelayanan KB berkualitas, sebagai fondasi membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KDM Prioritaskan Pembangunan Tajuk dan Masjid Kecil untuk Perkuat Spiritualitas Warga Jabar
Revitalisasi Sekolah Gerakkan Ekonomi Lokal, Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja
Per 10 Juni 2026, Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik Harga
Menkes Dukung Empat Langkah Baru BGN, MBG Kini Fokus pada Ibu Hamil, Menyusui dan Balita
Kemendikdasmen dan KemenPPPA Bersinergi Wujudkan Ruang Digital Ramah Anak Indonesia
Diduga Cemarkan Nama Organisasi di Zoom, Tani Merdeka Jabar Layangkan Somasi ke Kadis Pertanian Indramayu
Wamendikdasmen: Sekolah Harus Menjadi Ruang Tumbuh Inovasi dan Kemandirian Siswa
Kemendikdasmen Percepat Reformasi Guru, TPG Naik Rp2 Juta dan 230 Ribu Guru Ikuti PPG 2026

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:50 WIB

KDM Prioritaskan Pembangunan Tajuk dan Masjid Kecil untuk Perkuat Spiritualitas Warga Jabar

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:37 WIB

Revitalisasi Sekolah Gerakkan Ekonomi Lokal, Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:21 WIB

Per 10 Juni 2026, Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik Harga

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:12 WIB

Menkes Dukung Empat Langkah Baru BGN, MBG Kini Fokus pada Ibu Hamil, Menyusui dan Balita

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:06 WIB

Kemendikdasmen dan KemenPPPA Bersinergi Wujudkan Ruang Digital Ramah Anak Indonesia

Berita Terbaru