Jalan Panjang Diplomasi Air Indonesia Menuju World Water Forum ke-10

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gelaran World Water Forum ke-10 di Bali menjadi pencapaian hydro-diplomacy atau diplomasi Indonesia dalam isu air global. Tak semudah membalikkan telapak tangan, diplomasi ini harus menempuh jalan panjang dan berliku sebelum membawanya menjadi rancangan Deklarasi Menteri di forum yang berlangsung hingga 25 Mei 2024 tersebut.

“Melalui proses yang sangat sulit, Deklarasi Menteri dikonsultasikan di Markas Besar UNESCO, Paris selama tiga kali, termasuk diskusi awal dan dihadiri lebih dari 100 negara dengan berbagai kepentingan yang kadang-kadang sangat ekstrem sangat berbeda antara kiri dan kanan,” kata Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri RI, Tri Tharyat di Badung Bali, Minggu (19/5/24).

Sulitnya konsultasi Deklarasi Menteri di antaranya adanya perbedaan pendapat antara negara-negara hulu dengan negara-negara hilir.  “Di tengahnya banyak sekali tidak hanya isu-isu ekologis, tetapi juga isu-isu politis sangat kental, sulit sekali kita mencapai kesepakatan,” kata Dirjen Tri Tharyat.

Baca Juga :  Konsisten, Diskominfo Kota Bandung Rapihkan Kabel Udara di 20 Kilometer Ruas Jalan Sepanjang 2024

Namun pada akhirnya dengan kemampuan diplomasi  pemerintah Indonesia berhasil memperoleh kesepakatan dalam deklarasi  yang akan disahkan secara resmi pada 21 Mei mendatang.

Ada empat hal pokok yang diperjuangkan Indonesia selaku tuan rumah World Water Forum ke-10. Pertama, adalah kesepakatan internasional melalui Sidang Umum PBB terkait dengan penetapan Hari Danau Sedunia atau World Lake Day  yang akan menjadi legacy atau warisan penting dari World Water Forum ke-10 karena selama ini perhatian terhadap pengelolaan danau relatif kurang banyak. 

“Harapannya dalam Sidang Umum PBB pada Oktober mendatang dapat disahkan seluruh negara anggota PBB sehingga menjadi Hari Danau Internasional yang akan dirayakan setiap tahun,” kata Dirjen Tri Tharyat.

Kedua, kembali usulan Indonesia, yaitu membentuk center of excellence terkait isu-isu air dan perubahan iklim, serta resiliensi dari kedua situasi tersebut. 

Baca Juga :  Tandatangani PKS Penyertaan Modal, Selangkah Lagi Bank Jambi menjadi anggota KUB bank bjb

Ketiga, adalah terkait dengan pengelolaan sumber daya air secara terintegrasi khususnya di pulau-pulau kecil.  Hal ini merupakan kepentingan Indonesia yang punya pulau kecil yang sangat banyak, dan juga kepentingan negara berkembang kepulauan kecil.

Lalu yang terakhir adalah  upaya Indonesia untuk meninggalkan legasi dengan jumlah proyek konkret di bidang air. “Lebih dari 100 proyek yang sudah dikurasi Bappenas, KemenkoMarves, Kemlu RI, dan Kementerian PUPR. detail akan disampaikan pada peluncuran deklarasi tingkat menteri,” kata Tri Tharyat. 

Sebelumnya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang juga Ketua Harian Panitia Nasional Penyelenggara World Water Forum ke-10  Basuki Hadimuljono telah mengungkapkan bahwa World Water Forum ke-10 sangat istimewa karena ada Pertemuan Tingkat Tinggi para pemimpin negara. 

Hal ini dikatakan Basuki merupakan hasil dari diplomasi yang dilakukan Kemenlu. Begitu pun dengan Ministerial Declaration. (Natalia Santi /TR/Elvira Inda Sari)

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional
Kemendikdasmen Perpanjang Pendaftaran Pelatihan Inklusif hingga 25 April 2026, Ribuan Guru Berpeluang Ikut

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Selasa, 14 April 2026 - 22:05 WIB

Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor

Berita Terbaru