Ir. M.Q. Iswara: Audit Lingkungan di Jawa Barat sangat penting dilakukan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 28 Maret 2024 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir bandang, tanah longsor akibat kerusakan lingkungan yang terjadi belum lama ini menerjang beberapa desa di wilayah Kecamatan Cipongkor Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih menyisakan rasa pilu yang mendalam bagi masyarakat terutama yang terdampak langsung.

Berbagai bencana ekologi ini merupakan kejadian yang terus berulang di berbagai tempat di wilayah provinsi Jawa Barat. Berbagai rentetan kejadian bencana alam ini mendapat sorotan dari LSM Peduli Lingkungan Jawa Barat (Pelija). Ir. M.Q Iswara Direktur Eksekutif Pelija mengatakan bahwa dirinya turut prihatin atas banyaknya kejadian bencana yang terjadi di Jawa Barat. Hal itu disampaikan pada saat acara forum silaturahmi keluarga besar Pelija di Hotel Savoy Homan pada Kamis malam (27/03/2024)

Selain itu M.Q Iswara mengatakan bahwa pemerintah Provinsi Jawa Barat harus membuat kajian secara komprehensif untuk menghasilkan data yang akurat dan selnjutnya data ini bisa dijadikan sebagai early warning bagi masyarakat.

Baca Juga :  KKP dan Pemda Morotai Antisipasi Puncak Musim Tuna

Pemerintah pun diminta untuk melakukan audit lingkungan sehingga dari hasil audit itu dapat mengambil langkah strategis dengan mengeluarkan moratorium penghentian sementara setiap hadirnya tindakan yang dianggap memiliki dampak buruk bagi stabilitas lingkungan.

Baca Juga :  Percepat Pemanfaatan EBT, PLN Gandeng Pupuk Indonesia dan ACWA Power untuk Produksi Hidrogen dan Amonia Hijau

“Setelah Lebaran Hari Raya Idul Fitri LSM Pelija akan mengaktivasi jaringan di wilayah-wilayah yang ada di Jawa Barat untuk langsung membuat data berbasis kondisi aktuallingkungan di daerah masing-masing. Semua temuan dari proses kajian kedepannya akan menjadi masukan bagi pihak legislatif dan eksekutif Provinsi Jawa Barat”, Tegas Iswara.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Marketplace Wajib Tolak Seller Tanpa NIB, Kemendag Perketat Pengawasan E-Commerce
Komisi X DPR Setujui Tambahan Anggaran Kemendikdasmen Rp40,75 Triliun untuk Tahun 2027
Kementan Bangun Ekosistem Bawang Putih Nasional, Target Swasembada Tiga Tahun
78 Ribu Calon Murid Terancam Tak Tertampung, Pemprov Jabar Siapkan Solusi Sekolah Swasta Mitra
Pendidikan Berkelanjutan Diperkuat, Murid Diajak Menjaga Lingkungan Lewat Aksi Nyata
Kementerian Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran Nebis in Idem dalam Kasus Irfan Suryanagara
Kemendikdasmen dan UNESCO Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan
BGN Hentikan Sementara MBG Saat Libur Sekolah, Audit Total Dapur dan Tutup SPPG Tak Layak

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:06 WIB

Marketplace Wajib Tolak Seller Tanpa NIB, Kemendag Perketat Pengawasan E-Commerce

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:04 WIB

Komisi X DPR Setujui Tambahan Anggaran Kemendikdasmen Rp40,75 Triliun untuk Tahun 2027

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:15 WIB

Kementan Bangun Ekosistem Bawang Putih Nasional, Target Swasembada Tiga Tahun

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:05 WIB

78 Ribu Calon Murid Terancam Tak Tertampung, Pemprov Jabar Siapkan Solusi Sekolah Swasta Mitra

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:59 WIB

Pendidikan Berkelanjutan Diperkuat, Murid Diajak Menjaga Lingkungan Lewat Aksi Nyata

Berita Terbaru