Hari Pertama Setelah Dilantik Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala SMAN 6 Depok Terkait Masalah Study Tour

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 20 Februari 2025 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada hari pertama menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengambil tindakan tegas dengan menonaktifkan Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Depok. Langkah ini diambil karena kepala sekolah tersebut melanggar surat edaran gubernur yang melarang siswa melakukan perjalanan ke luar provinsi. Meskipun ada larangan tersebut, pihak sekolah tetap mengadakan kegiatan study tour untuk 347 siswa ke Surabaya, Malang, dan Bali.

Selain penonaktifan, Gubernur Dedi Mulyadi juga memerintahkan inspeksi untuk memeriksa kemungkinan adanya pungutan di luar ketentuan di sekolah tersebut. Hal ini sejalan dengan fokusnya untuk membenahi manajemen pendidikan di Jawa Barat, termasuk isu terkait Program Indonesia Pintar (PIP), pungutan liar, dan kegiatan study tour yang meresahkan masyarakat.

Sebelumnya, Komite Sekolah SMAN 6 Depok memutuskan untuk tetap melaksanakan study tour ke Bali, meskipun ada larangan dari Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi.

Kepala Sekolah SMAN 6 Depok memutuskan untuk tetap melaksanakan kegiatan study tour meskipun ada larangan dari Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi. Keputusan ini diambil berdasarkan beberapa pertimbangan:

  1. Persiapan yang Matang: Pihak sekolah telah merencanakan kegiatan study tour ini sejak akhir tahun sebelumnya, termasuk menjalin kerja sama dengan empat perguruan tinggi negeri di Surabaya dan Malang. Tujuan utama dari kunjungan ini adalah memberikan informasi kepada siswa mengenai penerimaan mahasiswa baru dan peluang studi lanjut.
  2. Kesepakatan dengan Wali Murid dan Komite Sekolah: Setelah menerima imbauan dari Gubernur Dedi Mulyadi melalui video yang viral pada Sabtu, 15 Februari 2025, pihak sekolah segera mengadakan rapat darurat pada Minggu, 16 Februari 2025. Dalam rapat tersebut, disepakati bersama antara pihak sekolah, komite sekolah, dan wali murid untuk tetap melanjutkan rencana study tour.
  3. Fokus pada Kegiatan Edukatif: Selain kunjungan ke perguruan tinggi, siswa juga dijadwalkan untuk tinggal bersama penduduk Desa Kungkuk, Batu, Malang, guna melakukan observasi lingkungan dan budaya. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar langsung kepada siswa terkait kehidupan masyarakat dan kearifan lokal.
  4. Pertimbangan Destinasi: Meskipun Bali termasuk dalam rencana perjalanan, tujuan utama dari study tour ini adalah kunjungan edukatif ke Surabaya dan Malang. Bali direncanakan sebagai destinasi terakhir untuk kegiatan wisata singkat setelah rangkaian kegiatan edukatif selesai.
Baca Juga :  Harmonisasi Rancangan Peraturan Menteri tentang Pedoman Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia

Pihak sekolah juga menegaskan bahwa biaya sebesar Rp 3,8 juta per siswa sudah mencakup seluruh kebutuhan selama perjalanan, termasuk transportasi, akomodasi, dan konsumsi. Bagi siswa yang mengalami kesulitan finansial, komite sekolah menyediakan bantuan melalui mekanisme subsidi silang, memastikan semua siswa dapat berpartisipasi tanpa terkendala biaya.

Baca Juga :  Julian Brown, Penemu Bahan Bakar dari Plastik Dikabarkan Menghilang

Meskipun demikian, keputusan untuk tetap melaksanakan study tour ini dianggap sebagai pelanggaran terhadap surat edaran gubernur yang melarang kegiatan siswa ke luar provinsi, yang akhirnya berujung pada penonaktifan Kepala Sekolah SMAN 6 Depok oleh Gubernur Dedi Mulyadi.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru