FGD Bangga Kencana 2025: Kemendukbangga/BKKBN dan DPPKB Kota Bogor Dorong Akselerasi Program Kependudukan dan Keluarga Berencana

- Jurnalis

Jumat, 6 Juni 2025 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia.Bogor – Dalam upaya mempercepat pencapaian target Program Kependudukan, Pembangunan Keluarga, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) tahun 2025, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor menyelenggarakan kegiatan Forum Group Discussion (FGD) pada Kamis, 5 Juni 2025.

Acara yang digelar di UPT Balai Diklat KKB Bogor ini dihadiri oleh jajaran pejabat Kemendukbangga/BKKBN, DPPKB Kota Bogor, para Penyuluh Keluarga Berencana (PKB/PLKB) Kota Bogor, serta pengelola UPT Balai Diklat KKB Bogor.

Kegiatan berlangsung dari pukul 13.30 hingga 16.30 WIB dan dibuka dengan sambutan oleh Kepala Pusat Pengembangan SDM Kependudukan, Pembangunan Keluarga dan KB.

Membangun Komitmen Bersama

Dalam arahannya, Sekretaris Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Sestama BKKBN, Budi Setiyono, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan keluarga berkualitas.

Baca Juga :  Nurhayati Minta Orang Tua Perhatikan Penggunaan Gadget pada Anak

Ia menyatakan bahwa FGD ini merupakan bagian dari pelaksanaan quick wins untuk mengejar target strategis nasional yang telah ditetapkan dalam RPJMN.

“Kota Bogor merupakan salah satu daerah prioritas dalam implementasi Bangga Kencana. Oleh karena itu, dibutuhkan langkah-langkah terintegrasi dan komprehensif yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk PKB/PLKB sebagai ujung tombak di lapangan,” ujar Budi Setiyono, Kamis (5/6).

Tantangan dan Peluang di Kota Bogor

Sementara itu, Anas Rasmana, Kepala DPPKB Kota Bogor, memaparkan kondisi terkini terkait isu kependudukan di Kota Bogor, termasuk tantangan seperti laju pertumbuhan penduduk, pernikahan usia dini, serta rendahnya partisipasi pria dalam program KB.

“Kami berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dan terus memberdayakan masyarakat agar menjadi subjek aktif dalam pembangunan keluarga. Program Bangga Kencana harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat Kota Bogor,” tegas Anas.

Baca Juga :  Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Jabar Terima Kunjungan Benchmarking ZI dari DIY, Perkuat Komitmen Wujudkan Layanan Publik Berintegritas

Pembahasan PNBP Balai Diklat

FGD juga membahas optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di lingkungan UPT Balai Diklat KKB Bogor. Kepala UPT Balai Diklat memaparkan strategi peningkatan kinerja pelatihan dan pengembangan kapasitas SDM yang mendukung pelaksanaan program Bangga Kencana secara berkelanjutan.

Menjadi Forum Reflektif dan Solutif

Sesi diskusi berlangsung dinamis, membahas berbagai solusi untuk memperkuat program Bangga Kencana di tingkat kota. Para peserta mengangkat isu-isu teknis pelaksanaan, keterbatasan sumber daya, serta pentingnya pendekatan budaya dan kearifan lokal dalam menyampaikan pesan pembangunan keluarga.

Diharapkan bahwa hasil FGD ini akan ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan dan aksi nyata di lapangan.

Seperti di ketahui, FGD ini merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan strategis dalam rangka menyongsong Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang akan diperingati pada akhir Juni 2025.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru