Edukasi Pencegahan Stunting di Karawang, BKKBN Jawa Barat dan Nestlé Kolaborasi Dampingi 100 Keluarga Berisiko

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, 10 September 2025 – Upaya percepatan penurunan stunting di Jawa Barat kembali mendapat dukungan nyata. Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan PT Nestlé Indonesia menggelar edukasi pencegahan stunting bagi 100 Keluarga Berisiko Stunting (KRS) di Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang dijalankan bersama oleh Nestlé Indonesia dan BKKBN. Program ini berfokus pada pemberian nutrisi bergizi seimbang serta edukasi pola asuh kepada 167 KRS selama enam bulan, terhitung Juli 2025 hingga Januari 2026.

Baca Juga :  Fazar Mengawali Silaturahminya Dengan Berpesan Kepada 105 PKB Se-Kabupaten Cirebon Khususnya Terkait Pencatatan dan Pelaporan.

Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini menjadi kunci dalam mencetak generasi sehat, cerdas, dan bebas stunting.

“Edukasi dan pendampingan yang konsisten akan memperkuat upaya penurunan prevalensi stunting di Jawa Barat. Kami berharap langkah ini mampu menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk ikut terlibat,” ujarnya.

Baca Juga :  Walikota Cimahi Resmikan Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Air Minum tahun 2023

Melalui kerja sama berkelanjutan antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, BKKBN Jawa Barat optimistis target Jawa Barat Bebas Stunting dapat tercapai. Upaya ini sekaligus menjadi pondasi penting dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru