DPR Desak Kemenhut Ungkap Pelaku Perusak Hutan Pemicu Banjir Besar di Aceh dan Sumatra

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono, menegaskan bahwa hasil Rapat Kerja Komisi IV dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengindikasikan adanya pelanggaran serius oleh perusahaan maupun pihak tertentu yang diduga menjadi pemicu bencana banjir serta tanah longsor di Aceh dan Sumatra.

Menurut Riyono, salah satu poin penting dalam kesimpulan Raker adalah permintaan tegas kepada pemerintah agar segera menindak perusahaan pemegang izin usaha maupun Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan, termasuk aktivitas tambang ilegal yang terbukti menyebabkan kerusakan ekologis.

“Hasil Raker nomor tiga disebutkan bahwa Kemenhut diminta segera menindak perusahaan pemegang perizinan berusaha atau Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan dan tambang ilegal. Artinya segera itu ya secepatnya, mungkin maksimal satu bulan. Itu pendapat saya,” ujar Riyono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (9/12/2025).

Kerusakan Besar, Korban Tembus 800 Jiwa

Riyono menyoroti bahwa bencana ini bukan kejadian biasa. Kerusakan alam masif, banyaknya wilayah yang terisolasi, serta korban meninggal yang mencapai lebih dari 800 jiwa membuat tragedi ini menjadi duka nasional. Selain itu, kerugian material—baik infrastruktur maupun sektor ekonomi—diperkirakan menembus Rp10 triliun.

Baca Juga :  PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Salurkan Paket Daging Qurban Pada Hari Raya Idul Adha 1444 H

Ia menilai paparan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Raja Juli Antoni, dalam Raker belum sepenuhnya menjawab pertanyaan mendasar para wakil rakyat.

“Angka dan data lapangan perlu divalidasi. Faktanya kerusakan bencana ini sangat besar. Evakuasi masih berlangsung, tapi tugas Kemenhut harus juga cepat,” tegas Politisi PKS tersebut.

Viral Kayu Gelondongan Terbawa Arus Banjir

Riyono juga menyoroti video viral yang memperlihatkan banyaknya kayu gelondongan terbawa arus banjir. Kayu-kayu itu diduga kuat hasil illegal logging yang dilakukan pemegang izin yang menyalahgunakan kewenangan untuk melakukan penebangan dan pembukaan tambang ilegal.

Baca Juga :  Menteri Amran Telepon Kemendag & Kabareskrim Setelah Menemukan MinyaKita Hanya Berisi 750 hingga 800 ml Yang Seharusnya 1 Liter

“Sampai sekarang Kemenhut belum bisa jelaskan siapa pemilik kayu-kayu yang terbawa arus banjir ini. Apakah dari aktivitas ilegal atau legal? Jumlahnya mungkin ratusan kubik. Semua belum jelas sampai saat ini,” ujarnya.

Ia juga mempertanyakan pernyataan Menteri LHK yang menyebut adanya 12 objek hukum yang sedang dalam proses penanganan. “Siapa saja mereka? Belum ada yang disampaikan kepada publik,” kritiknya.

Desakan Penyelesaian Sebelum Masa Sidang 2026

Riyono yang dikenal dengan sapaan Riyono Caping mendesak agar Kemenhut bergerak cepat dan memastikan seluruh proses investigasi dan penindakan dapat diselesaikan dalam waktu 30 hari, bersamaan dengan dimulainya kembali masa sidang DPR tahun 2026.

“Jangan sampai dalam Raker 2026 belum ketemu siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan yang menyebabkan bencana besar ini,” tegasnya.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Malam Ini, Simak Jam Puncak dan Jadwal Lengkapnya di Indonesia
Kemendikdasmen Perkuat Sinergi dengan Media, PIP 2026 Diperluas hingga PAUD
Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4
Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh
Kementan Percepat Hilirisasi Sawit, Produksi CPO 2025 Capai 46,55 Juta Ton dan Ekspor Naik
Mentan Andi Amran Sulaiman Perkuat BRMP Provinsi, Kementan Terapkan Meritokrasi dan Awasi Alsintan
Bank Indonesia Jabar Siapkan Rp16,7 Triliun untuk Penukaran Uang Ramadan dan Idulfitri 2026
Pemdaprov Jawa Barat Siapkan 60 Posko Piket Lebaran 2026 dan 19 DRU, Jalan Provinsi 91,68 Persen Mantap

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:37 WIB

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Malam Ini, Simak Jam Puncak dan Jadwal Lengkapnya di Indonesia

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:03 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Sinergi dengan Media, PIP 2026 Diperluas hingga PAUD

Senin, 2 Maret 2026 - 17:02 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:56 WIB

Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:38 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman Perkuat BRMP Provinsi, Kementan Terapkan Meritokrasi dan Awasi Alsintan

Berita Terbaru