Cara Membuat Tauge

- Jurnalis

Rabu, 15 Januari 2025 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berikut adalah cara membuat tauge (kecambah) dari biji kacang hijau di rumah:

Alat dan Bahan:

  1. Biji kacang hijau (pilih yang berkualitas baik dan tidak rusak).
  2. Air bersih.
  3. Wadah (misalnya baskom atau toples).
  4. Kain lembab (seperti kain flanel atau kain katun bersih).
  5. Saringan atau nampan berlubang (opsional).

Langkah-langkah:

  1. Rendam Kacang Hijau
    • Cuci kacang hijau hingga bersih.
    • Rendam kacang hijau dalam air selama 6-12 jam (atau hingga biji mengembang).
    • Buang biji yang mengambang karena biasanya tidak akan tumbuh.
  2. Siapkan Wadah Tumbuh
    • Siapkan kain lembab sebagai alas di dalam wadah.
    • Jika menggunakan nampan berlubang, letakkan kain lembab di atasnya untuk menahan biji.
  3. Taburkan Kacang Hijau
    • Tiriskan kacang hijau dari air rendaman.
    • Sebarkan kacang hijau secara merata di atas kain lembab.
    • Tutupi dengan kain lembab lain atau tutup wadah agar gelap (tauge tumbuh lebih baik tanpa cahaya).
  4. Jaga Kelembaban
    • Siram atau percikkan air bersih 2-3 kali sehari agar kacang tetap lembab, tetapi jangan sampai tergenang.
    • Pastikan kain tetap lembab selama proses pertumbuhan.
  5. Panen Tauge
    • Setelah 2-3 hari, tauge akan mulai tumbuh.
    • Tauge siap dipanen ketika panjangnya mencapai sekitar 3-5 cm, biasanya dalam waktu 4-5 hari.
  6. Cuci dan Simpan
    • Cuci tauge dengan air bersih untuk menghilangkan sisa kulit kacang hijau.
    • Simpan tauge di kulkas jika belum langsung digunakan.
Baca Juga :  Ikan Teri: Si Kecil yang Kaya Manfaat dan Cita Rasa

Tips:

  • Gunakan kain yang tidak berbau dan mudah menyerap air.
  • Hindari mencuci dengan air yang terlalu banyak tekanan agar tidak merusak kecambah.
  • Simpan di tempat gelap untuk mendapatkan tauge yang putih dan panjang.

Kegagalan dalam membuat tauge biasanya disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut penyebab utama dan cara mengatasinya:

1. Biji Kacang Hijau yang Tidak Berkualitas

  • Penyebab: Menggunakan kacang hijau yang sudah tua, rusak, atau tidak segar.
  • Solusi: Pilih biji kacang hijau yang baru, utuh, dan tidak berjamur. Buang biji yang mengapung saat direndam.

2. Perendaman Terlalu Lama atau Singkat

  • Penyebab: Perendaman kurang dari 6 jam menyebabkan biji belum cukup menyerap air, sedangkan perendaman lebih dari 12 jam bisa membuat biji membusuk.
  • Solusi: Rendam biji kacang hijau selama 6-12 jam hingga biji mengembang sempurna.

3. Kelembaban Tidak Stabil

  • Penyebab: Kain atau wadah terlalu kering sehingga biji tidak mendapatkan kelembapan yang cukup untuk tumbuh.
  • Solusi: Pastikan kain tetap lembab dengan menyiram air 2-3 kali sehari, tetapi jangan biarkan air menggenang.
Baca Juga :  4 Jus Penurun Gula Darah Alami, Tomat hingga Plum untuk Diabetes

4. Cahaya yang Berlebihan

  • Penyebab: Paparan cahaya langsung membuat tauge berwarna hijau dan tidak tumbuh optimal.
  • Solusi: Simpan di tempat gelap atau tutupi dengan kain tebal.

5. Pertumbuhan Jamur atau Busuk

  • Penyebab: Sirkulasi udara buruk, terlalu banyak air, atau biji tidak dicuci bersih.
  • Solusi: Gunakan wadah dengan sirkulasi udara baik, jaga kelembapan tanpa berlebihan, dan cuci biji hingga bersih sebelum digunakan.

6. Waktu Panen Terlalu Lama

  • Penyebab: Membiarkan tauge tumbuh terlalu lama membuat batang menjadi terlalu keras atau busuk.
  • Solusi: Panen tauge setelah 3-5 hari, saat panjangnya 3-5 cm.

7. Penggunaan Air yang Tidak Bersih

  • Penyebab: Air yang kotor atau mengandung klorin dapat menghambat pertumbuhan.
  • Solusi: Gunakan air bersih atau air matang yang sudah dingin untuk menyiram tauge.

Dengan menghindari penyebab di atas, proses pembuatan tauge bisa lebih berhasil.

Selamat mencoba!

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

7 Manfaat Pepaya Mentah untuk Kesehatan: Redakan Nyeri, Turunkan Gula Darah & Lancarkan Pencernaan
Manfaat Jus Seledri untuk Kesehatan, Dari Tekanan Darah hingga Pencernaan
Awas Siomay Ikan Sapu-Sapu, Kenali Ciri, Perbedaan dengan Tenggiri, dan Risikonya
Manfaat Buah Manggis untuk Kesehatan, Ini Penyakit yang Dapat Dibantu Penyembuhannya
Studi Terbaru Ungkap Jus Jeruk Bermanfaat untuk Kesehatan Jantung
Daftar 7 Ikan Bermerkuri Tinggi, Berbahaya bagi Ibu Hamil dan Anak
Gula Darah di Atas 500 mg/dL, Waspada Risiko Koma Diabetik yang Mengancam Nyawa
4 Jus Penurun Gula Darah Alami, Tomat hingga Plum untuk Diabetes

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 18:00 WIB

7 Manfaat Pepaya Mentah untuk Kesehatan: Redakan Nyeri, Turunkan Gula Darah & Lancarkan Pencernaan

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:49 WIB

Manfaat Jus Seledri untuk Kesehatan, Dari Tekanan Darah hingga Pencernaan

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:19 WIB

Awas Siomay Ikan Sapu-Sapu, Kenali Ciri, Perbedaan dengan Tenggiri, dan Risikonya

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:05 WIB

Manfaat Buah Manggis untuk Kesehatan, Ini Penyakit yang Dapat Dibantu Penyembuhannya

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:22 WIB

Studi Terbaru Ungkap Jus Jeruk Bermanfaat untuk Kesehatan Jantung

Berita Terbaru