BKKBN Jabar Dorong Sinergi OPD dalam Pendampingan Program Makanan Bergizi Gratis untuk Percepatan Penurunan Stunting

- Jurnalis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Roswandi, menghadiri sekaligus menjadi narasumber pada kegiatan “Pertemuan Sinergitas OPD Urusan KB dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak se-Jawa Barat” yang diselenggarakan oleh DP3AKB Jawa Barat di Aula Sekolah Perempuan Jabar, Selasa (14/10/2025).

Kegiatan ini dimoderatori oleh Ketua Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB), Najip Hendra, SP. Dalam kesempatan tersebut, Dadi memaparkan strategi penguatan OPD KB dalam pendampingan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan baduta (B3) sebagai bagian dari upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Jawa Barat.

Baca Juga :  Penjabat Wali Kota Optimis Pengembangan Ketahanan Pangan di Kota Bandung Bisa Unggul

Dadi menjelaskan bahwa saat ini Kemendukbangga/BKKBN mendapat mandat langsung dari Presiden RI untuk melakukan pendampingan dan monitoring pendistribusian MBG bagi kelompok B3.

1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) merupakan masa krusial dalam pencegahan stunting. Melalui MBG bagi B3, pemerintah hadir langsung memberikan solusi nyata bagi pemenuhan gizi masyarakat,” ujar Dadi.

Ia mengajak seluruh OPD KB Kabupaten/Kota serta mitra kerja terkait untuk berperan aktif dalam pendampingan dan pengawasan penyaluran makanan bergizi gratis di wilayah masing-masing. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada pendampingan, pengawasan, serta edukasi gizi yang berkesinambungan kepada para penerima manfaat.

Baca Juga :  Makna Idul Adha bagi Bangsa Indonesia dan Para Peternak: Momentum Ibadah, Solidaritas, dan Ketahanan Ekonomi

Selain Dadi, sesi materi juga diisi oleh sejumlah narasumber inspiratif, di antaranya Kepala DP3AP2KB Kota Depok drg. Nessi Annisa Handari, Ketua Puspaga Kota Bandung Hj. Siti Muntamah, S.A.P, serta Tim BP2D Jawa Barat.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru