Bio Farma dan Hermina Hospitals Kolaborasi Hadirkan Solusi Diagnostik Kanker Berbasis Radiofarmaka, Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Kesehatan Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 Oktober 2025 - 05:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 16 Oktober 2025 – PT Bio Farma (Persero), induk Holding BUMN Farmasi, terus memperluas kontribusinya dalam mendukung kemandirian dan ketahanan kesehatan nasional. Kali ini, Bio Farma menandatangani nota kesepahaman strategis dengan Hermina Hospitals melalui anak perusahaannya, PT Medika Loka Manajemen (MLM), terkait penyediaan produk radiofarmaka pertama buatan dalam negeri, Fludeoxyglucose – 18F bermerek dagang FloDeg, komponen utama yang digunakan dalam deteksi dini dan diagnosis kanker.

Penandatanganan kerja sama berlangsung di Hermina Tower, Kemayoran, Jakarta Pusat, dilakukan oleh dr. Kamelia Faisal, Direktur Sales Bio Farma, dan Dr. Yulisar Khiat, Direktur Utama PT Medika Loka Manajemen, pada hari Kamis, 16 Oktober 2025.

Melalui kerja sama ini, Bio Farma akan menjadi pemasok resmi FloDeg bagi RS Hermina Bekasi, salah satu pusat layanan unggulan onkologi di jaringan Hermina Hospitals. Implementasi teknologi radiofarmaka ini diharapkan dapat mempercepat proses deteksi kanker serta meningkatkan akurasi diagnosis, sehingga pasien dapat memperoleh penanganan yang lebih tepat dan efektif.

Direktur Sales Bio Farma, dr. Kamelia Faisal, menyampaikan bahwa kemitraan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat ekosistem layanan kesehatan nasional.

Baca Juga :  Ayam Jantan Masuk Kandang

“Kolaborasi ini menjadi wujud nyata kontribusi Bio Farma dalam menghadirkan solusi diagnostik kanker yang lebih modern dan presisi. Melalui pemanfaatan teknologi radiofarmaka FloDeg, kami ingin memastikan masyarakat Indonesia dapat mengakses layanan kesehatan dengan standar tinggi tanpa harus bergantung pada pasokan luar negeri,” ujar Kamelia.

Produk FloDeg menjadi game changer dalam layanan diagnostik kanker di Indonesia, khususnya untuk teknologi Positron Emission Tomography (PET) Scan, yang selama ini sangat tergantung pada produk impor. Inovasi ini merupakan hasil kerja nyata Bio Farma dalam menghadirkan solusi berbasis riset dan teknologi tinggi demi mendukung transformasi sistem kesehatan nasional.

FloDeg diproduksi di fasilitas Cyclotron milik Bio Farma di Kawasan Industri Cikarang, Jawa Barat. Fasilitas yang pertama di Indonesia ini telah memenuhi standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari BPOM serta protokol keselamatan radiasi dari BAPETEN.

Direktur Utama PT Medika Loka Manajemen, Dr. Yulisar Khiat, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama ini sebagai langkah nyata peningkatan kualitas layanan onkologi.

Baca Juga :  Ini Daftar Harga BBM, LPG, dan Listrik Sebelum dan Sesudah Disubsidi Pemerintah

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya di bidang onkologi. Dengan dukungan Bio Farma melalui penyediaan produk radiofarmaka FDG, Hermina Hospitals dapat memberikan diagnosis yang lebih cepat dan akurat, sehingga pasien memperoleh penanganan yang lebih tepat sasaran,” ujar Yulisar.

Sinergi antara Hermina Hospitals dan Bio Farma ini menjadi contoh konkret kolaborasi antara sektor swasta dan BUMN dalam memperkuat layanan kesehatan nasional. Dengan keunggulan Bio Farma dalam inovasi dan produksi radiofarmaka, serta pengalaman Hermina dalam layanan medis berbasis teknologi, kerja sama ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan diagnostik kanker berstandar internasional di berbagai daerah Indonesia.

Langkah ini sejalan dengan mandat Bio Farma sebagai BUMN strategis sektor kesehatan untuk mendukung visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mewujudkan sistem kesehatan nasional yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.

Melalui inisiatif, Bio Farma mempertegas perannya dalam menghadirkan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam mewujudkan kemandirian teknologi kesehatan dan ketahanan kesehatan nasional.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru