Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi Capai Jakarta, Banten dan Jawa Barat, Warga Diminta Pakai Masker

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG — Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terdeteksi telah mencakup sebagian wilayah Jakarta, Banten dan Jawa Barat pada Minggu (6/9/2026) pukul 09.00 WIB.

Informasi tersebut disampaikan berdasarkan hasil analisis Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II melalui pemantauan citra RGB Himawari-9.

Menyusul adanya potensi hujan abu vulkanik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan sejumlah langkah perlindungan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat, Teten Ali, mengatakan masyarakat dianjurkan menggunakan masker apabila terjadi hujan abu vulkanik guna melindungi saluran pernapasan.

Selain masker, warga juga diminta menggunakan kacamata atau pelindung mata saat harus beraktivitas di luar rumah.

Baca Juga :  MEMBANGUN BUDAYA POLITIK PARTISIPAN DALAM PEMILIHAN SERENTAK 2024 DI KOTA CIMAHI

“Kurangi aktivitas di luar rumah selama hujan abu berlangsung,” ujar Teten, Minggu (6/9/2026).

Tutup Pintu dan Ventilasi Rumah

Teten juga mengimbau masyarakat untuk menutup pintu, jendela dan ventilasi rumah selama terjadi hujan abu.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi kemungkinan abu vulkanik masuk dan menyebar ke dalam ruangan.

Selain menjaga kesehatan, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat berada di jalan.

“Hindari mengemudi jika jarak pandang terganggu,” ucap Teten.

Abu vulkanik yang beterbangan dapat mengganggu jarak pandang, terutama apabila intensitas hujan abu cukup tinggi. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Jangan Mengibaskan Abu Saat Membersihkan

BPBD Jawa Barat juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat membersihkan abu vulkanik yang menempel di halaman, kendaraan maupun bagian rumah.

Baca Juga :  Prabowo Teken Perpres Nomor 116 Tahun 2025 tentang SMA Unggul Garuda, Fokus Cetak SDM Sains dan Teknologi

Abu sebaiknya dibersihkan secara perlahan dan tidak diibaskan karena dapat kembali beterbangan ke udara.

Masyarakat diminta terus memantau perkembangan informasi melalui kanal resmi pemerintah dan lembaga yang berwenang.

Informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik dapat diperoleh dari BPBD, PVMBG/Badan Geologi serta BMKG.

Warga juga diimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama terkait sebaran abu vulkanik dan dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Kewaspadaan serta kepatuhan terhadap arahan dari instansi resmi menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan dan keselamatan apabila hujan abu vulkanik terjadi di wilayah Jawa Barat.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun
Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan
Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional
Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang
Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan
Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial
DPR RI Setujui RUU Satu Data Indonesia, Perkuat Tata Kelola Data Nasional
Pelindungan Ketenagakerjaan, Pekerja Dapat Perlindungan Lebih Komprehensif

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan

Berita Terbaru