Reshuffle Kabinet Prabowo: Sri Mulyani Dicopot, Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Menkeu Baru

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 8 September 2025 – Presiden Prabowo Subianto resmi merombak kabinetnya. Dalam reshuffle besar kali ini, lima menteri diganti, termasuk posisi Menteri Keuangan yang selama ini dipegang Sri Mulyani Indrawati.

Langkah ini diambil setelah gelombang protes nasional menyoroti kebijakan pemerintah dan meningkatnya tekanan terhadap stabilitas politik serta ekonomi.

Menteri yang Diganti

  • Sri Mulyani Indrawati dicopot dari kursi Menteri Keuangan, digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa, mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
  • Menko Polhukam Budi Gunawan diberhentikan, namun kursinya belum diisi.
  • Menpora Dito Ariotedjo juga dicopot, dan penggantinya masih menunggu penunjukan resmi.
  • Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi digantikan oleh Ferry Juliantono.
  • Menteri Perlindungan Pekerja Migran Abdul Kadir Karding digantikan oleh Mukhtarudin.
Baca Juga :  Komisi X DPR RI: Revitalisasi Satuan Pendidikan Layak Ditambah Kuota Sekolah Penerima Manfaatnya

Selain itu, Presiden juga melantik Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah serta menunjuk Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.

Perubahan besar ini langsung berdampak pada pasar keuangan. IHSG turun sekitar 1,3%, sementara rupiah justru menguat 0,7%, mencatat penguatan intraday terbesar dalam dua bulan terakhir.

Para analis menilai pencopotan Sri Mulyani menimbulkan tanda tanya besar. Ia dikenal sebagai sosok yang menjaga disiplin fiskal dan dipercaya oleh investor global. Kekhawatiran kini muncul apakah pemerintah akan tetap konsisten dalam menjaga kredibilitas anggaran.

Baca Juga :  3.600 Peserta Ikuti Sosialisasi STOPAN Jabar 2025: Dorong Gerakan Sadar Pencatatan Nikah

Dalam pernyataan perdananya, Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan optimisme bahwa ekonomi Indonesia bisa tumbuh lebih cepat. Ia menyebut target pertumbuhan 8 persen bukan hal yang mustahil, asalkan pemerintah mampu mendorong partisipasi aktif sektor publik dan swasta.

Reshuffle kabinet Prabowo menandai babak baru pemerintahan. Dengan mengganti lima menteri sekaligus, termasuk tokoh sekelas Sri Mulyani, publik kini menunggu apakah langkah ini akan meredakan gejolak politik sekaligus memperkuat arah kebijakan ekonomi dan pembangunan ke depan.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru