Kemendikdasmen Gandeng LPTK Perkuat Program PPG 2025 demi Mutu Pendidikan Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTK dan Pendidikan Guru) menyelenggarakan kegiatan Penandatanganan Dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Guru Tertentu Tahap 1 dan Tahap 2 Tahun 2025 di Jakarta, Rabu (27/8). Acara ini juga dirangkaikan dengan Rekonsiliasi Data Penerima Bantuan Pemerintah yang diikuti oleh LPTK penyelenggara PPG dari seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa PPG merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui penyiapan guru profesional. “PPG bukan sekadar formalitas atau angka-angka, melainkan tentang membentuk guru yang benar-benar berkualitas. Guru tidak hanya menjadi agen pembelajaran, tetapi juga agen peradaban. Karena itu, program PPG harus dilaksanakan dengan akuntabilitas penuh dan semangat mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Abdul Mu’ti di hadapan para rektor LPTK penyelenggara PPG, serta koordinator PPG dari seluruh Indonesia.

Ia menambahkan, peningkatan mutu pendidikan menjadi agenda prioritas pemerintah melalui tiga langkah utama yaitu peningkatan kesejahteraan guru, peningkatan kualifikasi melalui pendidikan D4 dan S1, serta peningkatan kompetensi lewat pelatihan. Program PPG, lanjutnya, menjadi prasyarat penting bagi guru agar dapat memperoleh sertifikasi sekaligus meningkatkan kapasitas profesional dan motivasi belajar.

Baca Juga :  Menparekraf Sandiaga Uno Apresiasi Peluncuran Calendar of Events 2025

*Suara Rektor LPTK, Makna dan Komitmen PPG 2025*

Selain sambutan dari Mendikdasmen, beberapa rektor LPTK yang hadir menyampaikan pandangan terkait makna kerja sama dan kontribusi universitas dalam penyelenggaraan PPG 2025.

Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menegaskan bahwa kepercayaan pemerintah kepada UAD merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. “Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar penerimaan hibah, tetapi wujud komitmen untuk meningkatkan kualitas guru di Indonesia. Kami telah menyiapkan infrastruktur memadai, dosen dan instruktur berkualitas, serta jaringan sekolah mitra untuk mendukung keberhasilan calon guru dalam mencapai standar kompetensi,” ungkapnya.

Rektor Unika Atma Jaya (UAJ) menilai penandatanganan PKS ini sebagai pengakuan resmi pemerintah atas kredibilitas lembaga dalam penyelenggaraan PPG. “Kerja sama ini memperkuat kolaborasi kami dengan berbagai pemangku kepentingan pendidikan. Atma Jaya mendukung penuh melalui SDM berkualitas, kurikulum terintegrasi, laboratorium, serta sistem evaluasi yang terjamin mutunya. Kami ingin melahirkan guru yang unggul, berintegritas, dan siap berkontribusi pada agenda Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Baca Juga :  Sekda Jawa Barat Herman Suryatman: Pembangunan Zona Integritas Dioptimalkan Beri Efek terhadap Kesejahteraan Masyarakat 

Sementara itu, Rektor Universitas Musamus (Unmus) menyampaikan bahwa kepercayaan pemerintah kepada Unmus menjadi bukti peran strategis perguruan tinggi daerah dalam peningkatan mutu guru. “Kerja sama ini mendorong terciptanya guru profesional, inovatif, dan adaptif. Kami menyiapkan tata kelola PPG yang kuat, SDM terlatih, infrastruktur digital, serta kerja sama dengan sekolah mitra. Kami berharap melalui PPG, kualitas layanan pendidikan semakin merata dan menjadi fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Baik UAD, Atma Jaya, maupun Unmus, sama-sama berharap agar para mahasiswa calon guru mengikuti PPG dengan sungguh-sungguh, berkomitmen tinggi, serta terbuka untuk berkembang. Mereka optimistis PPG akan menghasilkan guru profesional yang tidak hanya unggul dalam kompetensi pedagogik dan profesional, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan siap berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Dengan adanya penandatanganan PKS PPG 2025 ini, Kemendikdasmen bersama LPTK berkomitmen memperkuat ekosistem pendidikan nasional. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah serta melahirkan generasi emas Indonesia yang cerdas, unggul, dan berdaya saing global.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru