Boeing 757-300 Maskapai Jerman Terbakar di Udara, 273 Penumpang Selamat

- Jurnalis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat Boeing 757-300 milik Condor Airways yang membawa 273 penumpang dan 8 awak mengalami kerusakan mesin kanan tak lama setelah lepas landas dari Bandara Corfu

Pesawat Boeing 757-300 milik Condor Airways yang membawa 273 penumpang dan 8 awak mengalami kerusakan mesin kanan tak lama setelah lepas landas dari Bandara Corfu

Insiden mengejutkan terjadi pada Sabtu, 16 Agustus 2025, ketika sebuah pesawat Boeing 757-300 milik maskapai Condor Airlines asal Jerman mengalami masalah serius di udara. Pesawat yang mengangkut 273 penumpang dan delapan awak itu terbang dari Corfu, Yunani, menuju Düsseldorf, Jerman, sebelum akhirnya terpaksa melakukan pendaratan darurat di Italia.

Dalam rekaman video yang viral di media sosial, terlihat percikan api keluar dari mesin kanan pesawat ketika berada di ketinggian sekitar 36.000 kaki. Beberapa penumpang bahkan sempat mendengar suara ledakan kecil, membuat kepanikan tak terhindarkan.

Baca Juga :  Peringatan 100 Tahun A.A. Navis di Prancis: Menduniakan Sastra Indonesia

Sejumlah penumpang mengaku ketakutan dan mengira pesawat akan jatuh. Salah seorang bahkan sampai mengirim pesan perpisahan kepada keluarganya. Meski begitu, pilot berhasil mengendalikan situasi dan melakukan pendaratan darurat di Bandara Brindisi, Italia, sekitar 40 menit setelah lepas landas.

Pihak Condor Airlines menegaskan bahwa insiden tersebut bukan kebakaran mesin, melainkan reaksi dalam ruang pembakaran akibat gangguan aliran udara turbin. “Pesawat tidak pernah berada dalam bahaya serius,” ujar pihak maskapai.

Setelah mendarat, seluruh penumpang dievakuasi dengan selamat tanpa ada korban luka. Namun, karena keterbatasan akomodasi di Brindisi, sebagian penumpang terpaksa bermalam di bandara. Maskapai memberikan voucher, selimut, dan menanggung biaya hotel bagi yang memilih akomodasi alternatif.

Baca Juga :  Pemulihan Pascabencana Dipercepat, Infrastruktur dan Layanan Publik Mulai Pulih di Tiga Provinsi

Pesawat kini tengah menjalani pemeriksaan teknis mendalam. Sementara itu, perjalanan para penumpang dilanjutkan menggunakan pesawat pengganti keesokan harinya.

Insiden ini kembali memunculkan kekhawatiran publik mengenai keselamatan penerbangan Boeing, terlebih setelah beberapa kasus serupa dalam beberapa tahun terakhir. Investigasi resmi oleh otoritas penerbangan Eropa masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan
Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas
IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat
Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional
SINKONA INDONESIA LESTARI DUKUNG WELLNESS TOURISM NASIONAL LEWAT TEKNOLOGI AROMATERAPI DI INDONESIA TRAVEL FAIR 2026
Kemendikdasmen dan MD Entertainment Salurkan 2.500 Pasang Sepatu untuk Murid Terdampak Banjir di Aceh
Kemendikdasmen Perkuat Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Melalui Pembentukan Pokja BSAN di Daerah
Mensesneg: Pergantian Pimpinan BGN Tidak Ganggu Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:33 WIB

BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:12 WIB

IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:54 WIB

Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

SINKONA INDONESIA LESTARI DUKUNG WELLNESS TOURISM NASIONAL LEWAT TEKNOLOGI AROMATERAPI DI INDONESIA TRAVEL FAIR 2026

Berita Terbaru

NEWS

Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:54 WIB