Kepala Perwakilan BKKBN Jabar Tinjau Pelayanan KB dan Perkuat Soliditas Penyuluh di Pangandaran

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 23:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dr. Dadi Ahmad Roswandi, S.Si., M.Si., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pangandaran untuk meninjau secara langsung pelayanan Keluarga Berencana (KB), memantau kegiatan Kelompok Bina Keluarga Balita (BKB), sekaligus memperkuat kekompakan para Penyuluh KB sebagai garda terdepan di lapangan, Selasa (…/8/2025).

Kunjungan ini diawali dengan peninjauan pelayanan KB di fasilitas kesehatan setempat. Dadi melihat langsung bagaimana masyarakat memanfaatkan layanan KB, baik untuk pasangan usia subur maupun keluarga muda yang ingin merencanakan kehidupan rumah tangganya. Menurutnya, kualitas pelayanan harus selalu dijaga agar masyarakat semakin percaya terhadap program pemerintah.
“Pelayanan KB bukan sekadar memberikan alat kontrasepsi, tapi juga tentang edukasi, pendampingan, dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga,” ujarnya.

Usai memantau pelayanan KB, Dadi menyempatkan diri menghadiri kegiatan Kelompok Bina Keluarga Balita (BKB). Di sana, ia menyaksikan para orang tua mengikuti edukasi tentang pola asuh, gizi seimbang, dan stimulasi tumbuh kembang anak. Dadi menegaskan bahwa BKB merupakan salah satu pilar penting dalam upaya menurunkan angka stunting.
“BKB mengajarkan kita bahwa masa depan anak-anak tidak hanya ditentukan oleh faktor ekonomi, tetapi juga oleh perhatian orang tua dalam memberi asupan gizi, kasih sayang, dan stimulasi tumbuh kembang sejak dini,” jelasnya.

Baca Juga :  Forum Parlemen 2009-2014 dukung politik bongkar tuntas ala Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM)Tapi Tak Hanya Sekedar Konten di Media Sosial.

Pertemuan berlanjut dengan dialog hangat bersama para Penyuluh KB Pangandaran. Dadi menyampaikan apresiasi atas kerja keras mereka selama ini, meski seringkali bekerja dalam keterbatasan. Ia menekankan bahwa keberhasilan program Kemendukbangga/BKKBN tidak hanya bergantung pada strategi nasional, melainkan juga dedikasi penyuluh di tingkat desa.
“Penyuluh KB adalah garda terdepan yang memastikan setiap keluarga mendapat informasi, pelayanan, dan pendampingan terbaik. Semangat, kerja sama, dan integritas penyuluh adalah kunci terwujudnya keluarga sehat, berdaya, dan sejahtera,” tegasnya.

Bagi para penyuluh, kunjungan ini menjadi energi baru. Salah seorang penyuluh menyampaikan rasa bangganya bisa mendapat perhatian langsung dari Kepala Perwakilan. “Kami merasa termotivasi. Kehadiran Pak Dadi membuat kami yakin bahwa kerja di lapangan ini benar-benar dihargai,” ungkapnya.

Baca Juga :  Rumah Menteri Keuangan di Jakarta Selatan Dijarah Massa

Tak hanya memberi arahan, Dadi juga menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas. Ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, terutama terkait percepatan penurunan stunting dan penguatan ketahanan keluarga. Namun, dengan kebersamaan, ia optimis Pangandaran bisa menjadi contoh bagi daerah lain.
“Dengan kerja bersama, soliditas, dan komitmen yang kuat, percepatan penurunan stunting di Pangandaran pasti bisa terwujud. Pada akhirnya, semua ini bermuara pada cita-cita besar: membangun keluarga berkualitas untuk Indonesia yang maju,” tandasnya.

Kunjungan sehari penuh itu meninggalkan pesan yang jelas: Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat tidak hanya hadir sebagai lembaga, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun keluarga yang sehat, tangguh, dan sejahtera.

 

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif SPPG Rp6 Juta Bisa Dihentikan
Komisi III DPR: Kasus Amsal Sitepu Cermin Masalah Sistemik di Kejaksaan
Anggota DPR Desak Kajari Karo Disanksi Tegas atas Kasus Amsal Sitepu
Dinkes Jabar Dorong ORI di Tasikmalaya dan Garut untuk Tekan Kasus Campak
Gempa M 7,6 Sulawesi Utara: 98,2% Jaringan Pulih, Kemkomdigi Pastikan Telekomunikasi Kembali Normal
Wajib Halal UMK Batas 18 Oktober 2026: Terlambat Bisa Kena Sanksi dan Produk Ditarik
Wapres Gibran Lepas 150 Alumni LPDP ke Daerah 3T, Tekankan Beasiswa Harus Berdampak ke Rakyat
Sinergi Lintas Kementerian Diperkuat untuk Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:23 WIB

BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif SPPG Rp6 Juta Bisa Dihentikan

Jumat, 3 April 2026 - 19:09 WIB

Komisi III DPR: Kasus Amsal Sitepu Cermin Masalah Sistemik di Kejaksaan

Jumat, 3 April 2026 - 19:02 WIB

Anggota DPR Desak Kajari Karo Disanksi Tegas atas Kasus Amsal Sitepu

Jumat, 3 April 2026 - 18:41 WIB

Dinkes Jabar Dorong ORI di Tasikmalaya dan Garut untuk Tekan Kasus Campak

Jumat, 3 April 2026 - 18:17 WIB

Gempa M 7,6 Sulawesi Utara: 98,2% Jaringan Pulih, Kemkomdigi Pastikan Telekomunikasi Kembali Normal

Berita Terbaru