Siap Nikah Goes to Campus : “Menuju Pernikahan Sehat dan Bahagia”

- Jurnalis

Selasa, 17 Juni 2025 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Aula Institut Kesehatan Rajawali menjadi saksi terselenggaranya kegiatan Siap Nikah Goes to Campus, sebuah program edukasi kesiapan pernikahan bagi generasi muda perguruan tinggi. Mengusung tema “Menyiapkan Pernikahan Sehat, Menguatkan Peran Ayah Hebat”, acara ini menghadirkan pembelajaran mendalam tentang membangun keluarga secara sadar dan bertanggung jawab.

Program ini digelar berkat kolaborasi BKKBN Provinsi Jawa Barat, Forum GenRe Jawa Barat, dan PIKMA Institut Kesehatan Rajawali. Tujuannya mendorong generasi muda mempersiapkan diri menjadi pribadi yang siap berkeluarga, baik secara fisik, mental, maupun sosial.

Baca Juga :  Mampu Jaga Kinerja, bank bjb Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Award 2024

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kukuh Dwi Setiawan, S.Sos., M.Si. selaku Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat; dr. Siska Gerfianti, Sp.DLP., MHKes. (Bunda GenRe Jawa Barat) sebagai pembicara utama; Rektor Institut Kesehatan Rajawali, Tonika Tohri, S.Kp., M.Kes.; serta Dilla Tria Febrina, M.Psi., Psikolog yang membawakan materi terkait kesiapan mental dan relasi sehat dalam pernikahan.

Materi yang disampaikan menegaskan bahwa kesiapan menikah tidak hanya ditentukan oleh rasa cinta, melainkan juga kematangan emosional, keterampilan mengelola hubungan, kesiapan sosial, dan kesadaran peran dalam keluarga. Diskusi juga menyoroti isu-isu seperti pernikahan usia dini, fenomena fatherless, dan tantangan transisi remaja menuju dewasa.

Baca Juga :  222 Lansia Diwisuda, Kabupaten Bogor Perkuat Pemanfaatan Bonus Demografi Sepanjang Siklus Usia

Konsep wellness marriage atau pernikahan sehat diperkenalkan sebagai model ideal yang menitikberatkan keseimbangan emosional, sosial, dan finansial. Pernikahan dipandang bukan sebagai tujuan akhir, melainkan proses pertumbuhan bersama yang membutuhkan komitmen dan kesadaran penuh.

Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap mahasiswa memahami bahwa membangun keluarga harmonis dan tangguh memerlukan lebih dari sekadar niat. Diperlukan kesiapan menjalani proses belajar bersama pasangan sepanjang kehidupan berumah tangga.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Senin, 20 April 2026 - 17:47 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Berita Terbaru