SMA Kosgoro Kota Bogor Masuk 3 Besar Regional I Sekolah Siaga Kependudukan Tingkat Nasional 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 17 Juli 2025 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia — SMA Kosgoro Kota Bogor kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil masuk dalam tiga besar Regional I pada ajang Penguatan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Tingkat Nasional Tahun 2025 untuk kategori SMA/sederajat.

Penilaian final dilakukan melalui sesi wawancara daring pada Rabu (16/7), yang dilaksanakan dari Aula SMA Kosgoro. Proses wawancara dipimpin langsung oleh tim dewan juri dari Direktorat Pengelolaan Kerjasama Pendidikan Kependudukan, Kemendukbangga/BKKBN.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dan antusias dari jajaran Pemerintah Kota Bogor. Hadir langsung Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, S.H., didampingi oleh Kepala DPPKB Kota Bogor beserta jajaran, perwakilan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah II Provinsi Jawa Barat, Camat Bogor Utara, Lurah Bantarjati, serta tokoh pendidikan dan pemuda lainnya.

Turut hadir pula Ketua Yayasan Dharma Setia Kosgoro, Tim SSK SMA Kosgoro, para guru dan peserta didik SMA Kosgoro, serta perwakilan dari beberapa sekolah lain di Kota Bogor, termasuk SMAN 4, SMA IT Bina Bangsa Sejahtera, SMA IT Ummul Quro, dan SMA Budi Mulia, serta perwakilan dari Forum Genre Jawa Barat dan Kota Bogor.

Baca Juga :  Wali Kota Bandung Instruksikan Penanganan Parkir Liar dan PKL Tak Tertata Secara Proaktif

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bogor menyampaikan rasa bangga atas pencapaian SMA Kosgoro yang mewakili Jawa Barat di tingkat nasional.

“Ini adalah buah dari proses panjang yang dilakukan secara konsisten dan terstruktur. Sekolah Siaga Kependudukan bukan hanya soal penghargaan, tetapi upaya nyata menghadapi tantangan kependudukan seperti bonus demografi, stunting, pernikahan dini, hingga ketimpangan akses pendidikan. Semua itu perlu dijawab melalui pendekatan edukatif sejak dini,” ujarnya.

SSK menjadi wadah bagi pelajar untuk memahami isu-isu kependudukan secara komprehensif, dan mendorong mereka menjadi agen perubahan dalam lingkungan sekitarnya. Kegiatan ini memperkuat peran sekolah sebagai pusat edukasi yang responsif terhadap dinamika sosial dan tantangan pembangunan manusia.

Baca Juga :  Ribuan Driver Ojol Di Jabodetabek Demo Besok, Grab Gojeg Menanggapi Begini

Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat juga menyampaikan harapannya agar program Sekolah Siaga Kependudukan semakin diperkuat, tidak hanya di Kota Bogor, namun juga menyebar ke seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.

“Dengan dukungan regulasi yang tepat dan partisipasi aktif warga sekolah, SSK bisa menjadi instrumen strategis dalam mengatasi permasalahan kependudukan secara berkelanjutan,” ungkap perwakilan BKKBN Jabar.

Keberhasilan SMA Kosgoro ini diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif dan pemacu semangat bagi sekolah-sekolah lain di Jawa Barat dalam mengembangkan Sekolah Siaga Kependudukan.


Jika Anda menginginkan ilustrasi visual untuk memperkuat publikasi, saya bisa bantu buatkan gambar suasana kegiatan di aula SMA Kosgoro saat wawancara daring, atau momen kebersamaan antara guru, siswa, dan pejabat kota. Ingin dilanjutkan dengan gambar?

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Minta Kuota LPG 3 Kg 2027 Dievaluasi, Cegah Kelangkaan di Masyarakat
Janji Mentan Amran ke Petani Karawang Direalisasikan dalam Hitungan Jam
KPK Periksa Pejabat Bappenda dan BKPSDM Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Korupsi
21 Wilayah Jawa Barat Berpotensi Kekeringan 1-10 September 2026, 18 Daerah Status Awas
Antusias Peserta Lomba Lintas Alam Jabar 2026 Gaungkan Gerakan Tobat Ekologis
Inggris dan Bandung Perkuat Kolaborasi Menuju Net Zero dan Ketahanan Iklim
Pegadaian Kanwil X Jabar Bersama POGI Gelar “Merdeka Stunting 2026”, Cegah Stunting Sejak Janin dalam Kandungan
Kemenhut Dorong PBPH Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalsel

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 14:24 WIB

DPR Minta Kuota LPG 3 Kg 2027 Dievaluasi, Cegah Kelangkaan di Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 14:17 WIB

Janji Mentan Amran ke Petani Karawang Direalisasikan dalam Hitungan Jam

Selasa, 1 September 2026 - 14:10 WIB

KPK Periksa Pejabat Bappenda dan BKPSDM Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Korupsi

Selasa, 1 September 2026 - 13:41 WIB

21 Wilayah Jawa Barat Berpotensi Kekeringan 1-10 September 2026, 18 Daerah Status Awas

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Antusias Peserta Lomba Lintas Alam Jabar 2026 Gaungkan Gerakan Tobat Ekologis

Berita Terbaru