Kodim 0606/Kota Bogor Jadi Titik Perdana Gerai Yansus 2025

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia.Bogor, 23 Juli 2025 — Komando Distrik Militer (Kodim) 0606/Kota Bogor menjadi lokasi perdana pelaksanaan Gerai Pelayanan KB di Wilayah Khusus (Gerai Yansus) tahun 2025. Kegiatan ini mendapat dukungan lintas sektor, mulai dari TNI, Polri, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), hingga para kader dan masyarakat setempat.

Kegiatan dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bogor, Hanafi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bogor berkomitmen mendukung program Keluarga Berencana karena dampaknya yang luas terhadap kesejahteraan keluarga dan pembangunan nasional.

“Program KB bukan hanya tentang mengatur jumlah anak. Ini tentang membangun keluarga yang sejahtera dan masyarakat yang tangguh,” ujar Hanafi.

Baca Juga :  Kemendukbangga/BKKBN Jabar Teguhkan Peran Ayah sebagai Fondasi Ketahanan Keluarga

Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Dadi Roswandi, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menjelaskan bahwa program KB modern merupakan bagian dari lima program prioritas nasional (Quick Wins) yang dicanangkan Kepala BKKBN. Ia menekankan pentingnya perencanaan keluarga sebagai pondasi pembangunan manusia Indonesia secara berkelanjutan.

Kegiatan Gerai Yansus di Kodim 0606 juga dirangkaikan dengan diskusi panel yang menghadirkan narasumber dari RS Salak, PC IBI, Kodim 0606, serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor.

Tujuan utama dari Gerai Yansus 2025 adalah meningkatkan jumlah peserta KB aktif, khususnya metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP), serta menurunkan angka unmet need—yakni pasangan usia subur yang belum mendapatkan akses layanan KB meski memiliki keinginan ber-KB.

Baca Juga :  Puncak Peringatan Hari Metrologi Sedunia Tahun 2024

Selain penyuluhan dan pelayanan langsung, peserta juga melakukan kunjungan ke Klinik Cura Medika Kodim 0606 yang menyediakan layanan KB terintegrasi bagi masyarakat. Klinik ini menjadi contoh nyata sinergi antara fasilitas kesehatan TNI dan program nasional Bangga Kencana.

Pelaksanaan Gerai Yansus ini memperlihatkan kolaborasi efektif antara TNI, Babinsa, Polri, IBI, PLKB, kader KB, dan masyarakat, terutama pasangan usia subur berisiko tinggi (4T: terlalu muda, terlalu tua, terlalu banyak, terlalu dekat jarak kelahiran).

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kementerian Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran Nebis in Idem dalam Kasus Irfan Suryanagara
Kemendikdasmen dan UNESCO Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan
BGN Hentikan Sementara MBG Saat Libur Sekolah, Audit Total Dapur dan Tutup SPPG Tak Layak
Mahfud MD: Rugi Kalau Dadan Dihukum Potong Tangan, Kalau Perlu Hukum Mati
Misteri Kematian Satu Keluarga di Glamping Posong Terungkap, Polisi Pastikan Keracunan Karbon Monoksida
KDM Prioritaskan Pembangunan Tajuk dan Masjid Kecil untuk Perkuat Spiritualitas Warga Jabar
Revitalisasi Sekolah Gerakkan Ekonomi Lokal, Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja
Per 10 Juni 2026, Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik Harga

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:37 WIB

Kementerian Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran Nebis in Idem dalam Kasus Irfan Suryanagara

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kemendikdasmen dan UNESCO Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:54 WIB

BGN Hentikan Sementara MBG Saat Libur Sekolah, Audit Total Dapur dan Tutup SPPG Tak Layak

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:58 WIB

Mahfud MD: Rugi Kalau Dadan Dihukum Potong Tangan, Kalau Perlu Hukum Mati

Selasa, 16 Juni 2026 - 06:49 WIB

Misteri Kematian Satu Keluarga di Glamping Posong Terungkap, Polisi Pastikan Keracunan Karbon Monoksida

Berita Terbaru