13.449 Siswa Lolos OSN-K 2025: Puspresnas Umumkan Hasil Seleksi SD dan SMP Menuju OSN Provinsi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), secara resmi mengumumkan hasil penilaian dewan juri Olimpiade Sains Nasional tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) tahun 2025 untuk jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat. Pengumuman ini menandai berakhirnya proses seleksi tahap awal dan dimulainya persiapan menuju OSN tingkat provinsi.

Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Irene, menyampaikan bahwa sebanyak 6.550 peserta dari jenjang SD/MI dan 6.899 peserta dari jenjang SMP/MTs berhasil lolos ke tahap Provinsi. Pada jenjang SD, jumlah tersebut terdiri atas cabang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebanyak 2.177 peserta, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebanyak 2.170 peserta, dan Matematika sebanyak 2.203 peserta. Sementara itu, peserta jenjang SMP terdiri atas IPA (2.332 peserta), IPS (2.236 peserta), dan Matematika (2.331 peserta).

Ajang OSN merupakan kompetisi tahunan bergengsi yang bertujuan untuk mengembangkan minat dan bakat peserta didik di bidang riset dan inovasi. Lebih dari sekadar ajang akademik, OSN dirancang untuk melatih kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan pemecahan masalah sejak usia dini.

“Tahun ini, OSN-K diikuti oleh 321.043 siswa jenjang SD/MI, dengan rincian: IPA (111.555 siswa), IPS (93.332 siswa), dan Matematika (116.156 siswa). Sementara itu, 187.552 siswa jenjang SMP/MTs turut ambil bagian, terdiri atas IPA (61.958 siswa), IPS (63.175 siswa), dan Matematika (62.419 siswa),” jelas Maria Irene.

Baca Juga :  Pj. Wali Kota Cimahi Hadiri Kegiatan Gebyar Padat Karya di Kelurahan Cibabat Cimahi

Peserta OSN-K berasal dari 38 provinsi serta Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN), dan seluruh pelaksanaan seleksi dilakukan secara daring melalui kerja sama antara Puspresnas, Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik), dan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), serta didukung penuh oleh Dinas Pendidikan Provinsi, Kabupaten/Kota, dan satuan pendidikan.

Implementasi ajang talenta ini merupakan bagian dari Manajemen Talenta Nasional, yang bertujuan menjaring dan mengembangkan potensi terbaik anak-anak Indonesia secara bertahap, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Keterlibatan aktif dari pemerintah daerah, terutama Dinas Pendidikan, menjadi faktor kunci dalam mendukung keberhasilan program ini.

Namun demikian, Puspresnas juga mencatat adanya tantangan partisipasi. “Tahun ini, tercatat sebanyak 42 kabupaten/kota tidak mengirimkan peserta OSN-K jenjang SMP, serta 225 kabupaten/kota tidak mengirimkan peserta jenjang SD,” ungkap Retno Juni, Kepala Bidang Pengembangan Talenta, Puspresnas.

Baca Juga :  Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Kunjungi Pangalengan, Soroti Edukasi Gizi dan Pencegahan Anemia

Untuk memastikan keterbukaan informasi, daftar lengkap nama-nama peserta yang lolos ke OSN tingkat provinsi dapat diakses mulai hari ini (12 Juli) melalui laman resmi:

Beranda


https://pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id
dan akun Instagram resmi @puspresnas.

Informasi juga dapat diperoleh melalui papan pengumuman Dinas Pendidikan masing-masing daerah.

Selanjutnya, pengumuman peserta yang lolos OSN tingkat provinsi untuk jenjang SMA/MA/SMK/MAK akan diumumkan pada 15 Juli 2025 melalui kanal resmi BPTI dan Puspresnas. Cabang lomba jenjang tersebut meliputi: Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Geografi, Kebumian, dan Komputer.

Ajang OSN merupakan bagian integral dari strategi nasional untuk menyiapkan generasi muda yang unggul, berprestasi, dan mampu bersaing dalam era ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang. Puspresnas berharap para peserta yang lolos ke tingkat provinsi dapat terus mengasah kemampuannya secara optimal, memanfaatkan waktu untuk belajar dan berlatih, serta menjadikan ajang ini sebagai pijakan awal menuju pencapaian prestasi lebih tinggi.

Dengan dukungan berbagai pihak, OSN diharapkan menjadi ekosistem pembinaan talenta yang inklusif dan berkelanjutan, dalam rangka menyongsong Visi Indonesia Emas 2045.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bio Farma Perkuat Eliminasi Kanker Serviks Lewat Edukasi Tenaga Kesehatan dan Vaksin HPV Nusagard
Presiden Prabowo Lantik 1.177 Perwira Remaja TNI-Polri, Empat Lulusan Terbaik Raih Adhi Makayasa
Prabowo Percepat Digitalisasi Pendidikan, 700 Ribu Smart Panel Dibagikan ke Sekolah hingga Akhir 2026
BGN Temukan Satu Sekolah Dilayani Dua Dapur SPPG, Data 62,7 Juta Penerima MBG Dievaluasi
Kemendikdasmen Bekali Pendidik dengan Al-Qur’an Bahasa Isyarat, Perkuat Pendidikan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Rungu
Profil Nanik S. Deyang, Jurnalis yang Menjadi Kepala BGN Sebelum Mengundurkan Diri
Rumah Pendidikan Raih Penghargaan Dunia, Presiden Prabowo: Digitalisasi Pendidikan Indonesia Diakui ITU-PBB
Roni Maulana Arsy Ajak Wartawan Sosialisasikan Program Sekolah Hybrid Disdik Jabar Lewat Gerakan Wartawan Mengajar Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:28 WIB

Bio Farma Perkuat Eliminasi Kanker Serviks Lewat Edukasi Tenaga Kesehatan dan Vaksin HPV Nusagard

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:52 WIB

Presiden Prabowo Lantik 1.177 Perwira Remaja TNI-Polri, Empat Lulusan Terbaik Raih Adhi Makayasa

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:48 WIB

Prabowo Percepat Digitalisasi Pendidikan, 700 Ribu Smart Panel Dibagikan ke Sekolah hingga Akhir 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:22 WIB

BGN Temukan Satu Sekolah Dilayani Dua Dapur SPPG, Data 62,7 Juta Penerima MBG Dievaluasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:29 WIB

Kemendikdasmen Bekali Pendidik dengan Al-Qur’an Bahasa Isyarat, Perkuat Pendidikan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Rungu

Berita Terbaru