Dongkrak Kinerja, Kemendukbangga/BKKBN Jabar Hadirkan Kopassus Gembleng Ribuan Pegawai di Bawah Suhu Ekstrem

- Jurnalis

Jumat, 11 Juli 2025 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat mengajak 2.146 pegawainya ke kawasan ekowisata eMTe Highland Resort di Rancaupas, Ciwidey, Kabupaten Bandung, selama tiga hari, 10-12 Juli 2025. Tujuannya satu, menggembleng ketahanan fisik dan mental penggawa Kemendukbangga/BKKBN Jabar untuk mempercepat pencapaian program prioritas.

“Kami ingin agar setiap pegawai Kemendukbangga/BKKBN siap lahir-batin untuk melakukan akselerasi program. Untuk itu, dibutuhkan ketahanan fisik maupun mental sekaligus membangun jiwa korsa seluruh pegawai. Semua kami bawa ke sini untuk berlatih meningkatkan kedisiplinan,” terang Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat Dadi Ahmad Roswandi saat ditemui di sela kegiatan Retreat-Jambore Bangga Kencana Jawa Barat di Rancaupas hari ini.

Tak tanggung-tanggung, Kemendukbangga/BKKBN Jabar menghadirkan instruktur dari Pusat Pendidikan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). Di tangan salah satu pasukan elite terbaik dunia ini, para pegawai yang terdiri atas penyuluh keluarga berncana (PKB) dan aparatur sipil negara (ASN) non-PKB Kemendukbangga/BKKBN Jabar ini terlibat utuh dalam skenario pelatihan berstandar tinggi selama 20 jam pelajaran.

Peserta pelatihan wajib bangun pukul 04.00 pagi untuk persiapan. Usai melaksanakan ibadah pagi, pukul 05.30 seluruh peserta sudah berkumpul di lapangan untuk melaksanakan olahraga yang diakhiri dengan sarapan bersama di tengah lapangan. Dengan skenario ini, peserta terus berada di lapangan mulai pukul 05.30 sampai berakhirnya acara pada malam hari. Peserta hanya diizinkan meninggalkan lapangan untuk keperluan mendesak atau alasan sakit berat.

Baca Juga :  Tiba di Akmil Magelang, Presiden Prabowo Akan Hadiri Retreat Kabinet Merah Putih

“Saya meyakini kegiatan tiga hari ini mampu meningakatkan kedisiplinan pegawai secara signifikan. Saya melihat secara langsung bagaimana pelatih Kopassus mengajarkan tentang disiplin diri, tepat waktu, hingga jiwa korsa. Seluruh peserta digembleng untuk saling hormat satu sama lain, baik pada saat baris-berbaris atau pada saat makan sekalipun. Makan belum bisa dimulai selama peserta belum tertib. Mereka harus mulai bersama-sama dan berakhir pada waktu yang sama,” ujar Dadi yang terus hadir di tengah peserta pelatihan.

“Seluruh peserta juga mendapatkan perlakuan yang sama. Semua sama-sama merasakan dinginnya Rancaupas yang menyentuh suhu ekstrem 13 derajat celcius pada malam hari. Para PKB yang sebagian di antaranya termasuk usia senior tetap semangat mengikuti kegiatan. Pokoknya semua sama,” Dadi melanjutkan.

Doktor bidang manajemen pendidikan ini optimistis sepulang retreat dan jambore para pegawai mampu mempertahankan ritme kerja dan disiplin yang didapat selama pelatihan. Kalau sudah begitu, maka target besar menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi dengan kinerja terbaik Bangga Kencana di Indonesia bisa terwujud.

Baca Juga :  Satu Tahun Kepemimpinan Muhammad Farhan, Infrastruktur Bandung Melaju Pesat, Pemerintah Kota Bandung Perkuat Fondasi Kota

Secara khusus, budaya kerja baru yang penuh disiplin mampu mempercepat capaian kinerja dan agenda prioritas yang dikemas menjadi _quick wins_ Kemendukbangga/BKKBN. _Quick wins_ terdiri atas lima program prioritas, meliputi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Lansia Berdaya (Sidaya), dan Super Aplikasi Keluarga Indonesia.

“Selain lima _quick wins,_ Kemendukbangga juga mendapat perintah khusus dari Bapak Presiden untuk membantu menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam hal ini, MBG untuk kluster sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Saat ini kami fokus pada percepatan capaian _quick wins_ dan MBG,” ungkap Dadi.

Yang istimewa, pada hari terakhir pelatihan bakal turut hadir menyapa peserta adalah Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji. Selain memberikan arahan, Wihaji juga bakal memimpin apel pagi dan melakukan inspeksi pasukan.

Sementara itu, pada malam kedua sekaligus malam terakhir, panitia mengundang penyanyi Sunda yang kini tengah naik daun, Nazmi Nadia. Mojang Bandung yang namanya melejit setelah meng-cover lagu sunda _Titip ka Angin_ ini bakal mengajak ribuan pegawai untuk bersama-sama menikmati syahdu malam Rancaupas dengan sejumlah hits berbahasa Sunda. Tentu saja, bergoyang! (Humas Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat)

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bio Farma Perkuat Eliminasi Kanker Serviks Lewat Edukasi Tenaga Kesehatan dan Vaksin HPV Nusagard
Presiden Prabowo Lantik 1.177 Perwira Remaja TNI-Polri, Empat Lulusan Terbaik Raih Adhi Makayasa
Prabowo Percepat Digitalisasi Pendidikan, 700 Ribu Smart Panel Dibagikan ke Sekolah hingga Akhir 2026
BGN Temukan Satu Sekolah Dilayani Dua Dapur SPPG, Data 62,7 Juta Penerima MBG Dievaluasi
Kemendikdasmen Bekali Pendidik dengan Al-Qur’an Bahasa Isyarat, Perkuat Pendidikan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Rungu
Profil Nanik S. Deyang, Jurnalis yang Menjadi Kepala BGN Sebelum Mengundurkan Diri
Rumah Pendidikan Raih Penghargaan Dunia, Presiden Prabowo: Digitalisasi Pendidikan Indonesia Diakui ITU-PBB
Roni Maulana Arsy Ajak Wartawan Sosialisasikan Program Sekolah Hybrid Disdik Jabar Lewat Gerakan Wartawan Mengajar Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:28 WIB

Bio Farma Perkuat Eliminasi Kanker Serviks Lewat Edukasi Tenaga Kesehatan dan Vaksin HPV Nusagard

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:52 WIB

Presiden Prabowo Lantik 1.177 Perwira Remaja TNI-Polri, Empat Lulusan Terbaik Raih Adhi Makayasa

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:48 WIB

Prabowo Percepat Digitalisasi Pendidikan, 700 Ribu Smart Panel Dibagikan ke Sekolah hingga Akhir 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:22 WIB

BGN Temukan Satu Sekolah Dilayani Dua Dapur SPPG, Data 62,7 Juta Penerima MBG Dievaluasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:29 WIB

Kemendikdasmen Bekali Pendidik dengan Al-Qur’an Bahasa Isyarat, Perkuat Pendidikan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Rungu

Berita Terbaru