Ganti 1.000 Pegawai Pensiun Pakai Robot dan Mitra, Pos Indonesia Hemat Biaya Hingga 42 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 Juli 2025 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Klopakindonesia.com – PT Pos Indonesia (Persero) melakukan efisiensi besar-besaran dengan mengganti sekitar 1.000 pegawai yang pensiun menggunakan sistem otomasi berbasis teknologi (robot) dan tenaga mitra. Langkah strategis ini diklaim berhasil menekan beban biaya perusahaan hingga 42 persen.

Direktur Utama PT Pos Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi, mengatakan bahwa transformasi digital menjadi kunci utama efisiensi operasional. Ribuan pegawai yang memasuki masa pensiun tidak digantikan oleh karyawan tetap, melainkan digantikan oleh robot untuk tugas-tugas rutin dan operasional serta mitra yang bersifat fleksibel.

“Dari sisi beban biaya, ini sangat efisien. Karena mengganti pegawai tetap dengan sistem robotik dan kemitraan bisa memangkas biaya hingga 42 persen,” kata Faizal dalam keterangan resminya, Senin (1/7).

Baca Juga :  Welcoming Dinner World Water Forum ke-10 Jadi Etalase Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia

Menurut Faizal, transformasi ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk bertahan di tengah tantangan industri logistik yang semakin kompetitif, serta pergeseran pola konsumsi masyarakat yang semakin digital.

Ia juga menegaskan bahwa efisiensi bukan berarti pemutusan hubungan kerja secara massal. “Kami tidak melakukan PHK. Yang terjadi adalah natural attrition – para pegawai pensiun tidak digantikan oleh pegawai tetap baru, tetapi oleh teknologi dan sistem kemitraan,” jelasnya.

Pos Indonesia kini tengah fokus pada digitalisasi layanan, mulai dari pemrosesan surat dan paket, pelacakan, hingga layanan pelanggan. Proses yang dulunya memerlukan tenaga manusia kini banyak dialihkan ke sistem otomatis, seperti pemindai barcode, penyortiran otomatis, hingga chatbot untuk layanan pelanggan.

Baca Juga :  Masjid Raya Bandung Tak Lagi Dibiayai Pemprov Jabar Mulai 2026, Operasional Bergantung Donasi Jamaah

Sementara itu, sistem kemitraan digunakan untuk memperluas jangkauan operasional ke daerah-daerah, khususnya dalam pengiriman dan distribusi barang. Para mitra diberdayakan dengan sistem digital, memungkinkan mereka bekerja lebih efisien dan cepat.

Langkah ini dinilai sebagai transformasi penting bagi perusahaan pelat merah yang telah berdiri lebih dari dua abad tersebut. Dengan efisiensi biaya dan peningkatan layanan berbasis teknologi, Pos Indonesia berharap dapat terus bersaing dengan perusahaan logistik swasta maupun pemain e-commerce besar di tanah air.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kementan Gelar Tanam Serentak Tebu di 30 Kabupaten, Percepat Target Swasembada Gula Nasional
Pegadaian Timor Leste Tumbuh Pesat, Kanwil Jabar Perkuat Dukungan Ekspansi Internasional
BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan
Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas
IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat
Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional
SINKONA INDONESIA LESTARI DUKUNG WELLNESS TOURISM NASIONAL LEWAT TEKNOLOGI AROMATERAPI DI INDONESIA TRAVEL FAIR 2026
Kemendikdasmen dan MD Entertainment Salurkan 2.500 Pasang Sepatu untuk Murid Terdampak Banjir di Aceh

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:51 WIB

Kementan Gelar Tanam Serentak Tebu di 30 Kabupaten, Percepat Target Swasembada Gula Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:37 WIB

Pegadaian Timor Leste Tumbuh Pesat, Kanwil Jabar Perkuat Dukungan Ekspansi Internasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:33 WIB

BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:12 WIB

IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat

Berita Terbaru