Pertamina Naikkan Harga BBM Non-Subsidi per 1 Juli 2025, Pertamax Jadi Rp12.500 per Liter

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 1 Juli 2025 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada 1 Juli 2025, PT Pertamina (Persero) secara resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi, mengikuti fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah, serta kebijakan regulasi pemerintah melalui Keputusan Menteri ESDM. Sementara itu, harga BBM bersubsidi—Pertalite dan Solar—dikabarkan tetap stabil, masing-masing di Rp 10.000 dan Rp 6.800 per liter.

Berikut rincian lengkap harga BBM non-subsidi dari Pertamina yang berlaku secara nasional:

Baca Juga :  Pemkab Probolinggo Gandeng Bio Farma Gencarkan Vaksinasi DBD, Pertama di Pulau Jawa
Jenis BBM Harga Baru (1 Juli 2025) Perubahan Harga
Pertamax (RON 92) Rp 12.500/L +Rp 400
Pertamax Turbo (RON 98) Rp 13.500/L +Rp 450
Pertamax Green (RON 95) Rp 13.250/L +Rp 450
Dexlite (CN 51) Rp 13.320/L +Rp 580
Pertamina Dex (CN 53) Rp 13.650/L +Rp 450
Pertalite (RON 90) Rp 10.000/L – (stabil)
Solar Subsidi (CN 48) Rp 6.800/L – (stabil)

Penyesuaian harga nonsubsidi ini mencerminkan standar harga eceran yang ditetapkan secara nasional, dengan kenaikan berkisar antara Rp 400 hingga Rp 580 per liter. Faktor yang mempengaruhi antara lain indeks harga minyak (seperti MOPS oleh Platts) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Baca Juga :  Wiyata Kinarya, Upaya Kemendikdasmen Mencetak Pegawai ASN Unggul untuk Layanan Pendidikan Anak Bangsa

Dalam pelaksanaannya, kebijakan ini turut merujuk pada Surat Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 dan aturan sebelumnya No. 62/K/12/MEM/2020 sebagai landasan regulasi harga BBM nonsubsidi.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional
Kemendikdasmen Perpanjang Pendaftaran Pelatihan Inklusif hingga 25 April 2026, Ribuan Guru Berpeluang Ikut

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Selasa, 14 April 2026 - 22:05 WIB

Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor

Berita Terbaru