KPK Buka Peluang Periksa Bobby Nasution Terkait OTT Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Sumut

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 29 Juni 2025 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK Buka Peluang Periksa Bobby Nasution Terkait OTT Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Sumut

KPK Buka Peluang Periksa Bobby Nasution Terkait OTT Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Sumut

Klopakindonesia.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk memeriksa Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyusul Operasi Tangkap Tangan (OTT) kasus dugaan korupsi proyek jalan di wilayah Sumatera Utara.

🚨 Kronologi OTT & Nilai Proyek

Pada Jumat malam, 26 Juni 2025, KPK melakukan OTT di dua lokasi berbeda:

  1. Dinas PUPR Provinsi Sumut, terkait proyek preservasi dan rehabilitasi jalan dengan nilai total sekitar Rp 56,5 miliar (2023), Rp 17,5 miliar (2024), dan program 2025 senilai serupa.
  2. Satker PJN Wilayah I Sumut, untuk proyek jalan Sipiongot–Labuhanbatu Selatan (Rp 96 miliar) dan Hutaimbaru–Sipiongot (Rp 61,8 miliar).
    Total nilai proyek yang disorot mencapai Rp 231,8 miliar.
Baca Juga :  Itjen Kemhan Raih Juara Dua Kategori “Booth Favorit” di Expo Pengawasan Intern TA.2024

KPK menetapkan lima tersangka, yakni pejabat PUPR dan kontraktor swasta, yang diduga terlibat pengaturan proyek tanpa lelang dan pengaturan e-catalog, serta gratifikasi uang sebesar Rp 2 miliar.

Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan bahwa aliran dana Rp 2 miliar akan dilacak hingga ke semua pihak, “termasuk Gubernur Sumut”, jika ditemukan indikasi keterlibatan atau perintah tertentu terkait proyek tersebut. KPK juga telah menggandeng PPATK untuk menelusuri jalannya dana suap tersebut.

Menurut Asep, pemanggilan Bobby nantinya akan dilakukan apabila terbukti ada keterlibatan berupa aliran uang atau perintah dari atasannya.

KPK menegaskan komitmennya untuk tidak mengesampingkan siapa pun, mulai dari kepala dinas, pejabat tinggi daerah, hingga gubernur, jika dugaan penguasaan atau perintah proyek terbukti. Penyidikan masih berlangsung, bersama pemantauan oleh PPATK untuk memastikan jejak transaksi dana suap. Publik diminta menunggu hasil penyelidikan, karena hingga saat ini belum ada pemanggilan resmi atau dugaan kuat yang mengarah langsung pada Gubernur Bobby Nasution.

Baca Juga :  Pimpinan DPRD Resmi Dilantik, Pj Wali Kota Bandung Sampaikan Pentingnya Kolaborasi

📰 Rangkuman Singkat

Aspek Detail
Nilai proyek Rp 231,8 miliar (7 proyek jalan)
Jumlah tersangka 5 orang (pejabat & kontraktor)
Uang suap Rp 2 miliar diduga dibagikan
Peluang panggil Gubernur Ya, jika ada bukti aliran dana atau perintah dari atasnya

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru