Tingkatkan Manajemen Talenta, Kemendikdasmen Sosialisasikan Kurasi dan SIMT Bagi Penyedia Beasiswa

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Mei 2025 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia.Jakarta, (24 Mei 2025) – Sebagai upaya memperluas pemanfaatan hasil Kurasi dan Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menyelenggarakan Webinar “Sosialisasi Kurasi dan SIMT Bagi Penyedia Beasiswa: Mengoptimalkan Pemanfaatan Hasil Kurasi dan SIMT” pada Kamis (22/5). Webinar ini bertujuan untuk mendukung pengembangan prestasi talenta sekaligus menjalin kolaborasi dan kerja sama dengan para penyedia Beasiswa bagi anak-anak berprestasi di Indonesia.

Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta, Mariman Darto, menyampaikan bahwa membangun ekosistem manajemen talenta nasional memerlukan partisipasi semesta untuk menjalin kolaborasi dengan berbagai mitra. “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua dapat menjadi kolaborasi agar meningkatkan optimalisasi pelaksanaan pengembangan talenta,” ucap Mariman.

Sejalan dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada Pasal 9 bahwa masyarakat berkewajiban memberikan dukungan sumber daya dalam penyelenggaraan pendidikan, Ia mengajak para Penyedia Beasiswa untuk berkolaborasi dalam mengembangkan talenta-talenta di Indonesia. Salah satunya dengan pemanfaatan hasil kurasi dan SIMT. “Dari kontribusi masyarakat terhadap talenta-talenta Indonesia, dapat memberikan akses bagi mitra yang memiliki program beasiswa,” tutur Mariman.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronica Irene Herdjiono, menjelaskan dalam perkembangan program pembinaan dan aktualisasi talenta yang ditemukan beberapa tantangan yang dihadapi para talenta di Indonesia.

“Tantangan dalam pengembangan karir belajar maupun karir bekerja. Kemudian kemampuan finansial untuk bisa melanjutkan studi. Berangkat dari hal tersebut kami menginformasikan bahwa Puspresnas memiliki suatu _talent pool_ yaitu SIMT. Di dalam _talent pool_ tersebut telah terdata sebanyak 275 ribu anak-anak berprestasi dari jenjang SD hingga perguruan tinggi,” jelas Irene.

Irene juga menegaskan jika penyedia beasiswa dapat memberikan penilaian setelah melihat data dari SIMT tersebut. “ _Talent Pool_ ini dapat membantu para Penyedia Beasiswa untuk bisa melihat, mempertimbangkan, dan menilai potensi agar mendapat kesempatan mengajukan beasiswa yang disediakan oleh para Penyedia Beasiswa,” tambah Irene.

Baca Juga :  Jawa Barat Tahun Ini Diberikan Target Pelayanan KB Bagi 263.893 Akseptor

Selanjutnya, salah satu narasumber kurasi yakni Agung Eko Budiwaspada dari Institut Teknologi Bandung, menyampaikan bahwa pemberian beasiswa diutamakan terhadap akses, pemerataan, pengembangan, pemberdayaan, dan prestasi serta harus dilaksanakan dengan tepat guna.

“Maka kurasi menjadi sebuah proses untuk memastikan prestasi para peserta didik dari yang lebih tinggi sampai yang terendah, selain itu melalui kurasi sebagai kunci identifikasi talenta unggul dan penghargaan peran masyarakat, sebagai instrumen identifikasi talenta, dan sebagai acuan untuk merekognisi serta mengapresiasi peran masyarakat,” tutur Agung.

Adapun manfaat Kurasi bagi Penyedia Beasiswa yaitu: 1) mempersingkat waktu proses seleksi beasiswa, 2) meningkatkan akurasi penilaian prestasi talenta pemohon beasiswa, dan 3) membantu tingkat efektivitas dan efisiensi proses seleksi beasiswa.

Senada dengan hal itu, Rama Dian Syah dari Universitas Gunadarma selaku narasumber SIMT, menyebutkan fungsi SIMT yaitu: 1) penyimpanan data terintegarasi, terstruktur, dan terkalakan; 2) pemantauan dan pemetaan prestasi (peserta didik, satuan pendidikan, wilayah, dan historis), 3) sumber informasi publik talenta prestasi; 4) menampilkan portofolio prestasi (digital CV); 5) marketplace talenta, dan 6) analisa dan evaluasi.

Turut hadir Forum Beasiswa Indonesia yang merupakan wadah komunikasi Jaringan Beasiswa Indonesia (Non-Profit) yang terdiri dari lembaga penyedia, penyalur, penggerak dan penerima beasiswa di Indonesia.

Lebih lanjut, kehadiran Rina Fatimah, mewakili Forum Beasiswa Indonesia, berharap melalui sosialisasi ini para Penyedia Beasiswa dapat memahami serta memanfaatkan SIMT dan Kurasi. “Mudah-mudahan terkait SIMT dan Kurasi ini bisa menjadi tools yang digunakan penyedia beasiswa dalam proses beasiswa karena informasi di SIMT ini telah terkurasi maka sudah dipastikan valid. Tentunya menambahkan kemudahan bagi kami dalam rekrutmen dan proses lainnya,” ungkap Rina.

Baca Juga :  Cegah Kepunahan, Kemendikdasmen Fasilitasi Pelatihan Guru Utama Bahasa Daerah

Lewat sosialisasi ini diharapkan para penyedia beasiswa dapat memanfaatkan hasil kurasi dalam proses seleksi beasiswa; berpartisipasi turut mensosialisasikan kurasi; mengimbau peserta didik pemohon beasiswa prestasi talenta untuk memenangkan kompetisi pada ajang-ajang berkualitas yang telah dikurasi; dan mendorong mereka untuk terus berprestasi meraih mimpi dan masa depan yang cerah.

*Praktik Baik SIMT dan Kurasi*

Pemanfaatan Kurasi dan SIMT telah dirasakan oleh berbagai pihak, seperti Reisa Suci Arimbi, guru pembimbing MAN IC Serpong “Dulu kami tidak mempunyai ukuran atau standar mana lomba yang kredibel dan layak diperjuangkan oleh siswa kami. Semenjak ada SIMT kami mempunyai informasi yang akurat untuk melakukan pemetaan terhadap talenta-talenta unggul dari siswa kami untuk diikutkan ajang yang sudah terkurasi dan kredibel,” kata Reisa.

Hal yang sama juga diungkapkan Herman Sulaeman, Wakil Kepala Bidang Akademik SMA Labschool Cirendeu bahwa sekolah menjadi lebih terarah dalam menentukan lomba-lomba apa saja yang diikuti oleh murid-murid. ”Betapa mudahnya kami mengakses sistem tersebut, anak-anak pun bisa memilih lomba apa saja yang mereka ikuti sehingga mereka lebih banyak persiapan,” ucap Herman.

Sebagai informasi, SIMT merupakan pangkalan data talenta nasional berisi informasi prestasi peserta didik yang bersumber dari ajang-ajang yang diselenggarakan oleh Puspresnas dan hasil kurasi. Kurasi merupakan proses mengidentifikasi, menilai, menyimpulkan, dan memberikan pengakuan resmi oleh Kementerian kepada suatu ajang talenta dan prestasi talenta peserta didik. Laman SIMT dapat diakses melalui tautan: https://simt.kemdikbud.go.id/ dan laman kurasi melalui: https://kurasi-pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id/.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru