Kawal Kasus Penganiayaan Anak Bos Toko Roti, Bukti Kepedulian Komisi III untuk Rakyat Kecil

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Desember 2024 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi III DPR RI berkomitmen untuk mengawal kasus penganiayaan yang dialami oleh karyawati sebuah Toko Roti di Jakarta Timur oleh anak pemilik Toko Roti. Sebelumnya, kasus tersebut telah viral di media sosial melalui unggahan video penganiayaan yang dialami korban bernama Dwi Ayu Darmawati.

 

Ketua Komisi III Habiburokhman mengatakan untuk mengawal kasus tersebut, Komisi III juga akan berkoordinasi dengan Kejaksaan untuk memperjuangkan keadilan untuk Dwi Ayu Darmawati. Ia pun menjamin Dwi Ayu mendapatkan keadilan.

 

“Kami akan kawal terus bahkan tim sekretariat (Komisi III) nanti akan hadir dalam persidangan ya memantau persidangan ini ya dan kami akan koordinasi juga dengan Kejaksaan Jakarta Timur untuk memastikan pelaku dituntut berat karena saya pikir berulang,” kata Habiburokhman dalam konferensi pers di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (17/12/2024).

Baca Juga :  Viral Toyota Calya Lawan Arah di Gunung Sahari, Sopir Gunakan Pelat Palsu dan Jadi Tersangka

 

Politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut juga menekankan agar pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. “Yang terpenting sebetulnya, status kejiwaan orang ini. Jangan sampai ada upaya-upaya untuk membebaskan tersangka dengan dalih kesehatan mentalnya karena dia kan bisa beraktivitas artinya dia bisa bertanggung jawab secara hukum, dia bisa mempertanggungjawaban perbuatannya secara hukum,” tegasnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tetapkan 18 Agustus 2025 sebagai Hari Libur Nasional Tambahan

 

Anggota Komisi III Hinca Panjaitan pun menegaskan komitmen Komisi III untuk memperjuangkan keadilan bagi masyarakat. “Komisi III mempunyai rasa kepedulian yang tinggi sebagai rumah pencari keadilan oleh karena itu kehadiran para pencari keadilan terutama orang kecil, rumah ini menjadi tempatnya. Ibu Ayu adalah salah satu contoh hari ini sebelum-sebelumnya juga rekan-rekan mengikutinya,” jelasnya.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru