Wihaji Apresiasi Inovasi Rumah Ceting sebagai Upaya Perangi Stunting di Bogor

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Desember 2024 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia –  Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd., melakukan kunjungan kerja ke Rumah Cegah Stunting (Ceting) di Kec. Tamansari, Kab. Bogor (13/12/2024). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mempercepat penurunan angka stunting melalui program inovatif, termasuk Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

Rumah Ceting yang diprakarsai oleh Jimmy Hantu Foundation telah memberikan pelayanan berupa pemeriksaan tumbuh kembang dan pemberian makanan bergizi. Dengan metode intervensi intensif selama 30 hari, program ini melibatkan anak-anak dan orang tua dalam kegiatan pemberian nutrisi serta edukasi keluarga. Hingga saat ini, sebanyak 65 balita secara konsisten mengikuti program tersebut dan menunjukkan peningkatan signifikan dalam tumbuh kembang mereka.

Baca Juga :  7 Sayuran yang Kulitnya Jangan Dikupas, Kaya Nutrisi dan Baik untuk Kesehatan

Pendiri Jimmy Hantu Foundation, Sujimin, menyatakan komitmennya untuk menjadi orang tua asuh bagi 112 anak di Kecamatan Tamansari. “Kami melihat perkembangan motorik dan tumbuh kembang anak-anak sangat baik. Program ini dirancang untuk memberikan dasar yang kuat agar keluarga dapat mandiri,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Wihaji menekankan pentingnya evaluasi dan pengawalan program untuk memastikan ketepatan sasaran. “Risiko stunting dimulai sejak kehamilan, sehingga ibu harus sehat dan memiliki asupan gizi yang cukup. Program seperti ini perlu terus dievaluasi agar memberikan dampak nyata,” tutur Wihaji. Beliau juga mengapresiasi Jimmy Hantu Foundation sebagai teladan dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting.

Selanjutnya, Wihaji beserta jajaran melanjutkan kunjungan dengan mendatangi rumah-rumah warga yang tergolong dalam keluarga risiko stunting (KRS). Di lokasi, beliau berdialog langsung dengan para keluarga mengenai tantangan yang dihadapi dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka dan menyerahkan paket bantuan.

Baca Juga :  Mengenal Star Bathing, Tren Wisata Baru untuk Healing Maksimal

Kunjungan ini turut dihadiri oleh Pj. Bupati Bogor, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bogor, Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Bogor, Kaper BKKBN Jawa Barat serta Camat Tamansari.

Dengan inisiatif seperti Rumah Ceting dan GENTING, diharapkan angka stunting di Indonesia dapat terus menurun secara signifikan. Upaya lintas sektor ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta dalam menciptakan generasi masa depan yang sehat dan berkualitas.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru