Kunjungi Sidoarjo, Mendikdasmen Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Bagian Pendidikan Karakter

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 17 November 2024 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Setelah meninjau uji coba makan bergizi gratis di Yogyakarta pada Rabu (13/11), kali ini, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti kembali melakukan giat yang sama, tepatnya di SMA Muhammadiyah 1 Taman dan SD Ma’arif Ketengan Taman, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Sabtu (16/11). Dalam kunjungan ini, Mendikdasmen kembali menegaskan program Makan Bergizi Gratis ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam pembentukan karakter peserta didik.

“Melalui program ini, kami ingin tanamkan betul, tidak hanya terkait dengan memberikan makanan yang
sehat dan bergizi, tetapi harus menjadi bagian dari pembentukan karakter dan kepribadian yang mulia
pada peserta didik,” ujar Mendikdasmen pada acara Perayaan Milad Muhammadiyah ke 112 dan Launching Gerakan Makan Siang Bergizi di Aula SMA Muhammadiyah 1 Taman, Sidoarjo.

Selain ingin membiasakan siswa untuk makan sehat dan bergizi, Mendikdasmen menyampaikan, melalui program ini, Kemendikdasmen ingin membentuk karakter peserta didik yang memiliki rasa tanggung jawab, menanamkan budaya tertib, toleransi, dan kebersamaan.

Baca Juga :  Kolaborasi Filantropi dan Pemerintah, Akselerasi Transformasi Pendidikan Nasional

“Ada beberapa sekolah yang menerapkan pola penyajiannya prasmanan. Melalui pola ini, mereka akan terbiasa untuk mencuci sendiri piring yang digunakan, tertib mengambil makanan, toleransi dengan teman yang lainnya, dan mengambil makanan secukupnya,” ungkap Mendikdasmen.

Sebagai integrasi dari program Makan Bergizi Gratis ini, Mendikdasmen mengatakan, pada bulan Desember nanti, Kemendikdasmen akan meluncurkan program tujuh kebiasaan anak hebat. Adapun tujuh kebiasaan tersebut adalah bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur tepat waktu.

“Kita semua melihat, hari itu dimulai dari matahari terbit dan diakhiri matahari terbenam. Oleh karena itu,
Bapak dan Ibu akan menjadi bagian dari upaya kami dalam menanamkan karakter anak-anaknya. Nantinya, dengan tujuh kebiasaan ini akan terjalin komunikasi yang baik antara orang tua dengan sekolah,” ucap Mendikdasmen.

Kepada para peserta didik yang sedang makan sehat gratis, Mendikdasmen berpesan untuk selalu membiasakan makan sehat, berigizi dan halal. Ia juga mengatakan untuk makan tidak tergesa-gesa, makan dengan sabar, dan dinikmati.

Baca Juga :  BKKBN Jawa Barat Gelar Anugerah Bangga Kencana Dan Penggalangan Komitmen Mitra

“Makanan yang sehat itu, pengaruhnya sangat kuat untuk tubuh kita. Tubuh kita sehat maka kita bisa banyak beraktifitas. Otak kita juga sehat, maka kita belajar juga jadi enteng. Mudah-mudahan ini menjadi kebiasaan baru dan kebiasaan yang perlu diteruskan,” pesan Mendikdasmen.

Sebagai mitra penyelenggara uji coba program Makan Bergizi Gratis kali ini, Pimpinan Wilayah
Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur akan mendistribusikan 112.000 porsi makan ke sekolah-sekolah
Muhammadiyah di wilayah Jawa Timur. Ketua PWM Jawa Timur, Sukadiono berharap kegiatan ini dapat berdampak positif dan menyukseskan program Makan Bergizi Gratis yang akan dimulai pada Januari 2025.

“Semoga dukungan ini menjadi contoh atau inspirasi instansi lain di seluruh Indonesia guna mewujudkan
generasi muda yang sehat, berakhlak, dan berkarakter,” ucapnya.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru