DPPKB Kota Bogor Selenggarakan Apresiasi Sekolah Siaga Kependudukan Dan Duta Kependudukan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 31 Oktober 2024 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Dengan semangat yang membara, Salah satu Siswa SMA YPHB Kota Bogorbernama Sisi menyampaikan orasinya tentang  kependudukan, “Pendidikan reproduksi remaja sangat penting saat ini, kesehatan reproduksi berkaitan dengan pengendalian jumlah penduduk. dengan pengendalian jumlah penduduk akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Mari kita wujudkan Indonesia Emas 2024 dengan keluarga yg sehat, kuat dan sejahtera”.

Selain orasi kependudukan, ada juga dongeng, monolog, dan juga puisi bertemakan kependudukan dan stunting yg di tampilkan oleh siswa-siswa Sekolah Siaga Kependudukan di Kota Bogor dalam kegiatan Apresiasi Sekolah Siaga Kependudukan dan Duta Kependudukan Tingkat Kota Bogor Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh DPPKB Kota Bogor.

kegiatan tersebut dihadiri oleh PJ Walikota Bogor Dr. Hery Antasari, S.T.,M.DEV.PLG. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, dan juga 28 Kepala Sekolah SMP dan SMA se Kota Bogor.

Kegiatan ini bertujuan :
1. Mensosialisasikan kegiatan SSK kepada sekolah2 yang belum membentuk SSK
2. Memberikan apresiasi kepada sekolah yg SSK nya sudah paripurna
3. Memberikan apresiasi kepada Duta Kependudukan dari tiap sekolah

Baca Juga :  Cegah Stunting, Netty Heryawan Beberkan Empat Syarat Keluarga Berkualitas

Kota Bogor menginisiasi Duta Kependudukan, sebagai bentuk implementasi nyata dari Sekolah Siaga Kependudukan. Duta Kependudukan ini akan menjadi konselor bagi teman sebaya di sekolah nya terkait masalah2 kependudukan dan remaja dan stunting.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh DPPKB Kota Bogor ini, Pemilihan Duta Kependudukan ini menjadi inovasi yang sangat baik dan perlu dicontoh oleh wilayah lain. Baru pertama di Indonesia, Kota Bogor memiliki Duta Kependudukan.

Selain itu, diberikan juga penghargaan kepada SMP Rimba Teruna dan SMA Kosgoro Kota Bogor sebagai Pengelola Terbaik Sekolah Siaga Kependudukan Tk SMP dan SMA di Kota Bogor.

Baca Juga :  Kepala BBKKBN Apresiasi Terhadap Para Pihak yang Aktif Berkiprah Dalam Program Pembangunan Keluarga, KB dan PPS

Sebagai penutup, PJ Walikota Bogor menyampaikan apresiasi kepada sekolah yg sudah menyelenggarakan Sekolah Siaga Kependudukan Program ini sangat penting untuk generasi muda kita dalam perencanaan kehidupan dan memahami isu-isu kependudukan saat ini.

Salah satu yg perlu diperhatikan di dunia pendidikan yaitu saat ini negara kita dominasi penduduk generasi milenial dan gen z, karakternya mereka lebih melek digitalisasi, lebih suka berkelompok, lebih realtime tetapi diluar itu ada yang perlu di garis bawahi ada juga yg namanya generasi strawberry. Generasi yang kritis, inovatif, pintar dan bisa segala macam tetapi mudah mengeluh ketika dibawah tekanan. Itu yang menyebabkan banyak pengangguran di kalangan Gen Z.
Untuk itu perlu ada muatan lokal terkait ketahanan mental bagi para generasi muda ini.
Dengan kolaborasi dan sinergitas, saya percaya Kota Bogor akan menjadi kota yang peduli kependudukan demi generasi emas 2045.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif SPPG Rp6 Juta Bisa Dihentikan
Komisi III DPR: Kasus Amsal Sitepu Cermin Masalah Sistemik di Kejaksaan
Anggota DPR Desak Kajari Karo Disanksi Tegas atas Kasus Amsal Sitepu
Dinkes Jabar Dorong ORI di Tasikmalaya dan Garut untuk Tekan Kasus Campak
Gempa M 7,6 Sulawesi Utara: 98,2% Jaringan Pulih, Kemkomdigi Pastikan Telekomunikasi Kembali Normal
Wajib Halal UMK Batas 18 Oktober 2026: Terlambat Bisa Kena Sanksi dan Produk Ditarik
Wapres Gibran Lepas 150 Alumni LPDP ke Daerah 3T, Tekankan Beasiswa Harus Berdampak ke Rakyat
Sinergi Lintas Kementerian Diperkuat untuk Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:23 WIB

BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif SPPG Rp6 Juta Bisa Dihentikan

Jumat, 3 April 2026 - 19:09 WIB

Komisi III DPR: Kasus Amsal Sitepu Cermin Masalah Sistemik di Kejaksaan

Jumat, 3 April 2026 - 19:02 WIB

Anggota DPR Desak Kajari Karo Disanksi Tegas atas Kasus Amsal Sitepu

Jumat, 3 April 2026 - 18:41 WIB

Dinkes Jabar Dorong ORI di Tasikmalaya dan Garut untuk Tekan Kasus Campak

Jumat, 3 April 2026 - 18:17 WIB

Gempa M 7,6 Sulawesi Utara: 98,2% Jaringan Pulih, Kemkomdigi Pastikan Telekomunikasi Kembali Normal

Berita Terbaru