Bayar Parkir dengan QRIS Mulai Diujicobakan di Kota Bandung

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 11 Oktober 2024 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perhubungan Kota Bandung secara resmi memulai uji coba sistem pembayaran parkir non-tunai menggunakan QRIS, Kamis, 10 Oktober 2024.

Uji coba dilakukan di parkir tepi jalan umum di Jalan Banceuy, Jalan Pecinan dan Jalan ABC. Sebanyak 25 juru parkir telah menggunakan rompi dan ID Card QRIS.

Langkah ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat membayar parkir dan mengoptimalkan restribusi serta mencegah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Di era yang serba digital, ini merupakan terobosan baru yang memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran saat parkir, dengan cara memindai (scan) QR Code yang tertera pada rompi juru parkir atau ID Card,” tutur Plt Kadishub Kota Bandung, Asep Kuswara.

Baca Juga :  Indikasi Serangan Siber, Wamenkominfo: Fokus Tangani Dampak Layanan Pemerintah

Uji coba akan dilaksanakan selama sebulan ke depan. Sistem ini akan diawasi untuk evaluasi dan analisis sebelum diperluas ke lokasi lainnya.

“Jika sudah tidak ada kendala ini akan diperluas lagi ke lokasi-lokasi lainnya,” terang Asep.

Baca Juga :  JABAR SIAP KEMBANGKAN INOVASI GENTING BERSAMA PT. POS

Salah Seorang juru parkir di Jalan Banceuy, Ucep mengaku sangat antusias dengan adanya inovasi pembayaran parkir secara non-tunai ini.

“Sebelumnya telah diberi dulu sosialisasi dan diajarkan. Setelah saya pelajari ternyata lebih mudah praktis pake QRIS,“ terang Ucep.

Jadi saat ini, jika parkir di tiga jalan tersebut, anda bisa membayar parkir dengan menggunakan QRIS sesuai dengan tarif yang dikenakan.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru