Sebanyak 109.333 KPM di Kota Bandung Dipastikan Terima Cadangan Pangan Pemerintah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 10 Oktober 2024 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 109.333 Kelompok Penerima Bantuan (KPM) dipastikan menerima bantuan pangan berupa beras dan pemerintah.

Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) merupakan program pemerintah pusat sebagai bantuan sosial berupa pangan kepada keluarga yang telah terdata di Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Bantuan ini berupa beras sebanyak 10 kg untuk setiap keluarga penerima.

Dalam kesempatannya, Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara memastikan bantuan tersebut tepat sasaran sehingga para penerima bisa memanfaatkan bantuan itu.

“Cadangan pangan ini supaya bisa membantu masyarakat yang membutuhkan terutama yang keluarga sudah terdata sebagai Kelompok Penerima Manfaat (KPM),” ujarnya disela-sela monitoring kegiatan penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa Beras dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Kantor Kelurahan Cigondewah Kidul, Rabu 9 Oktober 2024.

Baca Juga :  Implementasi Inpres 1/2025, Kementerian ATR/BPN Lakukan Efisiensi Anggaran Tanpa Mengurangi Kualitas Layanan Masyarakat

Koswara menyampaikan, di Kota Bandung sebanyak 109.333 KPM. Sedangkan di Kelurahan Cigondewah Kidul terdapat 416 KPM yang mendapat bantuan beras tersebut.

“Harus dibantu karena fungsi program ini supaya terjaga tidak meningkat kemiskinan,” katanya.

“Untuk gelombang 3 ini, dipastikan pada 14 Oktober sudah diberikan bantuan,  berlanjut nanti bulan Desember,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menyampaikan, CPP ini merupakan program pemerintah pusat melalui Bapanas.

“Program ini pun turun ke daerah dan Bulog sebagai penyedia berasnya. Selain itu, PT Pos sebagai jasa pengangkutan ke daerah masing-masing,” katanya.

Baca Juga :  Pemerintah Dorong Pelaku Parekraf Desa Wisata Onboarding

Gin Gin menambahkan, pendistribusian ini sudah mulai sejak awal tahun 2024. Saat ini di Kota Bandung masuk gelombang ke-3 pendistribusian.

“Kota Bandung sudah berjalan awal tahun 2024, mulai bulan Januari – Juli selesai. Sekarang masuk gelombang ke-3. Ada 3 kali pembagian yaitu Agustus, Oktober, dan Desember.  Jumlah totalnya 109.333 Kelompok Penerima Manfaat se – Kota Bandung,” bebernya.

Ia mengatakan, saat ini sudah berjalan pendistribusian 63 persen. Kegiatan ini terus berjalan, dalam 1 hari terdapat sekitar 23 kelurahan pendistribusian beras CPP.

“Semua terdata di P3KE, kemudian sinkronisasi data di daerah. Ini hasil validasi,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru