Great Bandung 2024 Ramaikan HJKB 214 dengan Bazaar Unik Bayar Pakai Sampah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 September 2024 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagai salah satu rangkaian Hari Jadi ke-214 Kota Bandung (HJKB), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar acara bertajuk Great Bandung di Balai Kota Bandung, Sabtu (21/9/2024).

Salah satu inovasi utama dalam acara ini adalah Bazaar Bayar Pakai Sampah. Pengunjung dapat menukarkan sampah mereka untuk mendapatkan voucher belanja.

Voucher ini kemudian dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok, pakaian, sepatu, dan barang-barang lainnya. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Pemda Kota Bandung dan Yogya Group sebagai penyedia sembako.

Acara dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Ronny Ahmad Nurudin yang mewakili Pj. Wali Kota Bandung A. Koswara.

Ia menyampaikan pentingnya inovasi dalam menjaga lingkungan dan mendukung ekonomi lokal. Menurutnya, Great Bandung 2024 berfokus pada inovasi dan kreativitas dalam menjaga lingkungan hidup, mendukung perekonomian lokal, serta meningkatkan kesejahteraan warga.

Ronny juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi Bandung terkait pengelolaan sampah. Dengan TPA Sarimukti yang akan ditutup pada tahun 2026 dan TPA Legok Nangka yang baru akan beroperasi pada tahun 2029, Pemda Kota Bandung telah menghadirkan program seperti TPST, magotisasi, dan Kang Pisman untuk mengurangi volume sampah yang mencapai 1.796 ton per hari.

Baca Juga :  PERKUAT PENCEGAHAN DENGUE : BIO FARMA DUKUNG PROGRAM VAKSINASI DENGUE PERTAMA DI KALIMANTAN UTARA

“Melalui program ini, masyarakat diharapkan dapat ikut berkontribusi untuk menjadikan Bandung lebih bersih dan hijau untuk generasi mendatang,” ungkapnya.

Selain itu, inovasi Bazaar Bayar pakai Sampah tidak hanya membantu mengurangi sampah, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya daur ulang.

Ia berharap, acara ini dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah, sekaligus mendukung ekonomi lokal dengan mendorong daya saing produk UMKM.

“Sampah yang sebelumnya dianggap sebagai masalah kini dapat dimanfaatkan sebagai sumber daya dengan nilai ekonomi,” ujarnya.

Beberapa pengunjung yang hadir mengungkapkan antusiasme. Salah satunya diungkapkan Ayi, seorang Ibu Rumah Tangga yang sengaja hadir membawa sampah untuk ditukarkan voucher yang dapat dibelikan berbagai kebutuhan. Ia mengaku senang dengan harga-harga terjangkau yang ditawarkan di bazaar.

Baca Juga :  Dukungan Lintas Sektor Optimalkan Upaya Penguatan Karakter dan Pola Asuh Anak di Indonesia

“Saya tadi beli baju dan beberapa kebutuhan lainnya dengan harga yang sangat murah. Sebagian saya bayar pakai voucher yang saya dapat dari menukar sampah botol plastik,” ungkapnya.

Senada dengan Ayi, Bubun Widarta, warga Lengkong juga sengaja datang ke acara Great Sale untuk membeli apron dan barang lainnya menggunakan sampah anorganik yang dibawanya.

“Saya tadi membeli apron dan beberapa barang lainnya. Ke depannya, saya berencana untuk mengumpulkan sampah plastik agar bisa digunakan untuk mendapatkan voucher di acara seperti ini,” ujarnya.

Great Bandung 2024 juga menghadirkan Bazar UMKM yang menampilkan produk dari 30 kecamatan di Bandung. Ada pula lomba kreasi daur ulang sampah dengan peserta dari kecamatan.

Selain itu, ada pula pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat. Sekitar 300 orang berkesempatan untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar dan obat-obatan secara gratis. (Diskominfo Kota Bandung/Revo)

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen dan UNESCO Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan
BGN Hentikan Sementara MBG Saat Libur Sekolah, Audit Total Dapur dan Tutup SPPG Tak Layak
Mahfud MD: Rugi Kalau Dadan Dihukum Potong Tangan, Kalau Perlu Hukum Mati
Misteri Kematian Satu Keluarga di Glamping Posong Terungkap, Polisi Pastikan Keracunan Karbon Monoksida
KDM Prioritaskan Pembangunan Tajuk dan Masjid Kecil untuk Perkuat Spiritualitas Warga Jabar
Revitalisasi Sekolah Gerakkan Ekonomi Lokal, Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja
Per 10 Juni 2026, Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik Harga
Menkes Dukung Empat Langkah Baru BGN, MBG Kini Fokus pada Ibu Hamil, Menyusui dan Balita

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kemendikdasmen dan UNESCO Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:54 WIB

BGN Hentikan Sementara MBG Saat Libur Sekolah, Audit Total Dapur dan Tutup SPPG Tak Layak

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:58 WIB

Mahfud MD: Rugi Kalau Dadan Dihukum Potong Tangan, Kalau Perlu Hukum Mati

Selasa, 16 Juni 2026 - 06:49 WIB

Misteri Kematian Satu Keluarga di Glamping Posong Terungkap, Polisi Pastikan Keracunan Karbon Monoksida

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:50 WIB

KDM Prioritaskan Pembangunan Tajuk dan Masjid Kecil untuk Perkuat Spiritualitas Warga Jabar

Berita Terbaru