Pemerintah Dukung Gerakan Penggunaan Kendaraan Listrik

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Agustus 2024 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah mendukung penggunaan kendaraan listrik sebagai sarana transportasi publik guna menurunkan emisi karbon di Indonesia.  Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan penggunaan kendaraan listrik merupakan salah satu bentuk kecintaan kepada lingkungan dan mengurangi polusi. 

“Dengan adanya mobil dan motor listrik ini, membuat kita cinta lingkungan. Karena polusinya berkurang,” ujarnya dalam Pesta Rakyat: Percaya Indonesia Merdeka dari Polusi Bersama Mitra Pengemudi dan UMKM Grab” di Ecopark Ancol, Jakarta Utara, Senin (26/08/2024). 

Selain itu, penggunaan kendaraan listrik (vehicle electric) juga membawa manfaat bagi para pengemudi terutama grab untuk meningkatkan pendapatan. “Sangat penting bagi pengemudi, mereka mendapatkan hasil yang lebih banyak. Betul gitu ya,” ungkap Menteri Budi Karya.

Baca Juga :  Joint Working Group Indonesia-Filipina, Perkuat Kerja Sama bidang Pendidikan

Menurut Menhub, komitmen penyelenggara layanan transportasi daring dalam mmendukung penggunaan kendaraan listrik sangat penting.  “Komitmen itu akan baik apabila kita melaksanakannya dengan baik. Dan kita memang harus melakukan hal yang baik,” tegasnya. 

Lebih lanjut, Menteri Budi Karya menyatakan bahwa komitmen dalam mendukung penurunan emisi karbon melalui peningkatan penggunaan kendaraan listrik sudah dilakukan di beberapa kota seperti Jakarta, Solo dan beberapa tempat lain. 

“Ini sebenarnya sudah dilakukan sejak beberapa tahun yang lalu baik di Jakarta, Solo maupun di beberapa tempat. Grab menginisasi, membuat gerakan-gerakan lingkungan terutama berkaitan dengan motor listrik. Nanti akan ada 1000 mobil listrik yang ada di seluruh Indonesia. Nah tentu ditambah lagi 10000 motor listrik,” jelasnya. 

Baca Juga :  Menteri Trenggono Akan Perbanyak Modeling Rumput Laut Untuk Pacu Hilirisasi

Bagi pemerintah, upaya untuk meningkatkan penggunaan kendaraan listrik sangat penting. Apalagi Gerakan Kendaraan Listrik menurutnya tidak mudah.  “Dan oleh karenanya kita membebankan di pundak kendaraan komersial tidak terkecuali grab untuk membuat satu jumlah populasi tertentu sehingga pada saat populasinya meningkat, maka itu akan lebih memasyarakat,” ujarnya. 

Acara tersebut ditutup dengan launcing 1000 armada di seluruh Indonesia. Hadir dalam acara tersebut, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi, Country Managing Director of Grab Indonesia Neneng Goenadi dan para mitra grab dari seluruh Indonesia.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru