TEKNOLOGI TEPAT GUNA, Bey Machmudin: Diciptakan untuk Jadi Solusi Keseharian

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Mei 2024 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inovasi teknologi sejatinya diciptakan untuk mempermudah kehidupan. Karena itu, teknologi yang sesuai dan tepat guna harus bisa menjawab kebutuhan masyarakat. 

Inovasi yang terus digali harus memiliki sasaran yang berdampak positif bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

Demikian dikatakan Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin saat membuka Lomba dan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Provinsi Jabar 2024, di Techno Park Cimahi, Selasa (28/5/2024).

“Pemdaprov Jabar dan pemda kabupaten/ kota menunggu ide dan gagasan baru yang dapat diimplementasikan dalam keseharian kita, pada akhirnya meningkatkan kemajuan Jawa Barat,” ujar Bey Machmudin. 

Bey mencontohkan, sektor yang paling dekat dengan masyarakat adalah pangan karena menjadi hajat hidup orang banyak. Termasuk kesejahteraan petani sendiri harus turut diperhatikan.

“Perlu alat untuk mengeringkan gabah yang efisien, inovasi penyubur tanah, pembasmi hama, ataupun inovasi pada proses pertanian lainnya,” sebut Bey. 

“Jadi memang pangan masih sangat memerlukan inovasi dengan biaya murah,” tambahnya. 

Baca Juga :  Peluncuran Permendikdasmen 2025: Perkuat Identitas Bangsa dengan Menegakkan Kedaulatan Bahasa Indonesia

Pada acara Lomba dan Gelar Teknologi Tepat Guna, Bey Machmudin menyerahkan hadiah untuk para juara lomba untuk tiga kategori.

Kategori pertama, Inovasi Teknologi Tepat Guna. Alat yang diciptakan masih berupa prototipe, juara 1 alat fermentator untuk memperbanyak mikroba dari Kabupaten Indramayu. Juara 2, alat ghost tractor, dari Kabupaten Bekasi. Juara 3, alat anyam semi otomatis terbarukan dari Kabupaten Majalengka.

Kategori Teknologi Tepat Guna Unggulan, yakni alat yang digunakan sudah dimanfaatkan di lingkungan sekitar. Juara 1, alat solar tracking system dari Kota Cimahi. Juara 2, alat vertical sealer dari Kota Tasikmalaya. Juara 3, alat pembersih injektor dari Kabupaten Bogor.

Kategori ketiga, Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Berprestasi. Juara 1, Posuantek Alamanda 28 dari Kota Bekasi. Juara 2, Posyantek Taman Cemara Kulon dari Indramayu. Juara 3, Posyantek Mulyasari dari Kabupaten Sumedang.

Gelar TTG ke – 10 Tingkat Provinsi Jabar dilaksanakan 28- 30 Mei 2024. Tema yang diambil ‘Melalui Gelar Teknologi Tepat Guna Tingkat Provinsi Jawa Barat, Kita Optimalkan untuk Mendukung Ketahanan Pangan dan Pemulihan Ekonomi.’

Baca Juga :  Anggota DPR Cecar Kapolresta Sleman, Suami Bela Istri dari Jambret Malah Jadi Tersangka

Gelaran TTG diharapkan jadi ruang bagi desa/kelurahan untuk mengoptimalkan potensinya, khususnya di bidang inovasi.

TTG juga jadi momentum penguatan kolaborasi pentaheliks terkait dengan penerapan serta pengembangan teknologi tepat guna.

Dalam Lomba TTG tercatat 31 peserta ikut berkompetisi, terdiri dari 15 lomba Inovasi TTG, 12 peserta lomba TTG Unggulan, dan  empat posyantek berprestasi yang menjalankan Teknologi Tepat Guna. 

Dalam kegiatan ini, juga dilaksanakan lomba inovasi untuk tingkat SMA /SMK dan perguruan tinggi, yang jumlah pesertanya kurang lebih 49 peserta dari seluruh wilayah di Jawa Barat. 

“Apa yang kita lakukan tak lain untuk mendukung terus prioritas dalam menghadapi ketahanan pangan dan pemulihan ekonomi yang akan dilaksanakan bersama pemerintah kabupaten dan kota serta desa-desa,” kata Penjabat Wali Kota Cimahi Dicky Saromi. 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG
Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya
Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau
Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi
Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
LDI 2026 Resmi Dibuka, 17.115 Murid Daftar Ajang Debat Nasional Kemendikdasmen

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:37 WIB

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG

Sabtu, 5 September 2026 - 15:16 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya

Sabtu, 5 September 2026 - 09:48 WIB

Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau

Jumat, 4 September 2026 - 14:08 WIB

Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi

Jumat, 4 September 2026 - 05:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M

Berita Terbaru