JAKARTA, KlopakIndonesia.com – Identitas tiga orang yang berada di dalam mobil Toyota Alphard yang viral karena terlibat perselisihan dengan seorang petugas keamanan (satpam) proyek MRT di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, akhirnya terungkap. Polisi memastikan ketiganya merupakan personel aktif Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat.
Kepastian tersebut disampaikan Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu setelah proses mediasi antara pihak satpam dan tiga orang yang berada di dalam mobil Alphard berlangsung di Mapolsek Metro Menteng, Jumat (24/7/2026). Menurutnya, status ketiga orang tersebut telah dikonfirmasi dan kini penanganan dugaan pelanggaran etik diserahkan kepada Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Barat.
Peristiwa itu sebelumnya menjadi sorotan publik setelah rekaman video yang memperlihatkan cekcok antara pengemudi dan penumpang mobil Toyota Alphard dengan petugas keamanan proyek MRT di Bundaran HI beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut tampak terjadi adu argumen yang memicu beragam reaksi masyarakat.
Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa perkara tersebut telah diselesaikan melalui mekanisme mediasi antara kedua belah pihak. Namun, penyelesaian secara damai tidak menghentikan proses pemeriksaan internal terhadap anggota Polri yang terlibat.
Selain pemeriksaan etik oleh Propam Polda Jawa Barat, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga masih mendalami dugaan pelanggaran lalu lintas yang terjadi dalam insiden tersebut. Polisi menyelidiki dugaan kendaraan menerobos pelican crossing saat lampu lalu lintas menyala merah serta penggunaan pelat nomor kendaraan yang diduga tidak sesuai ketentuan.
Kapolsek Metro Menteng juga memastikan mobil Toyota Alphard yang digunakan dalam kejadian tersebut merupakan kendaraan pribadi, bukan kendaraan dinas milik kepolisian.
Hingga kini, kepolisian belum mengungkap identitas lengkap ketiga personel tersebut kepada publik. Proses pemeriksaan etik maupun penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran lalu lintas masih terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Polisi Tegaskan Pemeriksaan Tetap Berjalan
Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan anggota kepolisian yang diduga berselisih dengan petugas keamanan saat bertugas mengatur akses di kawasan proyek MRT. Meskipun telah tercapai kesepakatan damai antara para pihak, kepolisian menegaskan proses penegakan disiplin dan kode etik terhadap anggotanya tetap dilaksanakan secara profesional dan transparan sesuai mekanisme internal Polri.


























