BGN Hentikan Sementara MBG Saat Libur Sekolah, Audit Total Dapur dan Tutup SPPG Tak Layak

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan menghentikan sementara pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah. Kebijakan tersebut diambil untuk memberikan ruang bagi evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program, termasuk melakukan audit terhadap seluruh dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang selama ini menjadi ujung tombak penyediaan makanan bergizi bagi para penerima manfaat.

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, mengatakan momentum libur sekolah akan dimanfaatkan untuk membenahi berbagai aspek pelaksanaan program agar ketika kegiatan belajar mengajar kembali dimulai, layanan MBG dapat berjalan lebih baik, lebih tertib, dan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Yang jelas kami juga memanfaatkan momentum libur sekolah ini. Kami akan stop semua, kami akan audit semua dapur sehingga nanti mudah-mudahan ketika anak-anak sudah masuk sekolah, kita sudah lebih baik dan kondisi di lapangan sudah lebih rapi,” kata Agustina usai rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Baca Juga :  Kepala BGN Tegaskan MBG Dihentikan Saat Sekolah Libur, Penyaluran Kembali Saat KBM Aktif

Menurut Agustina, audit akan dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia MBG guna memastikan standar keamanan pangan, kualitas layanan, kebersihan, manajemen operasional, serta tata kelola program berjalan sesuai ketentuan. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap program prioritas pemerintah di bidang pemenuhan gizi nasional.

Selain melakukan audit, BGN juga menegaskan bahwa SPPG atau dapur yang tidak memenuhi standar operasional prosedur (SOP) dan dinilai tidak layak beroperasi akan ditutup. Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan seluruh makanan yang disajikan kepada penerima manfaat memenuhi standar keamanan dan kualitas yang telah ditetapkan pemerintah.

BGN menegaskan penghentian sementara MBG selama libur sekolah bukan berarti program dihentikan secara permanen. Kebijakan tersebut hanya bersifat sementara sambil dilakukan proses pembenahan dan evaluasi internal. Setelah masa libur berakhir dan audit selesai dilakukan, program akan kembali berjalan dengan sistem yang diharapkan lebih baik.

Tidak hanya pada aspek dapur dan operasional, BGN juga akan melakukan pembenahan dalam pengelolaan data penerima manfaat. Selama ini, persoalan sinkronisasi data antara berbagai kementerian dan lembaga masih menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan program MBG. Karena itu, selama masa jeda program, BGN akan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan data penerima manfaat lebih akurat dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tetapkan 18 Agustus 2025 sebagai Hari Libur Nasional Tambahan

Langkah audit menyeluruh ini muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap tata kelola Program Makan Bergizi Gratis. BGN berharap hasil evaluasi selama masa libur sekolah dapat menjadi dasar untuk memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan kualitas layanan, dan memastikan setiap anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Program MBG sendiri merupakan salah satu program strategis pemerintah yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok rentan lainnya guna mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahfud MD: Rugi Kalau Dadan Dihukum Potong Tangan, Kalau Perlu Hukum Mati
Misteri Kematian Satu Keluarga di Glamping Posong Terungkap, Polisi Pastikan Keracunan Karbon Monoksida
KDM Prioritaskan Pembangunan Tajuk dan Masjid Kecil untuk Perkuat Spiritualitas Warga Jabar
Revitalisasi Sekolah Gerakkan Ekonomi Lokal, Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja
Per 10 Juni 2026, Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik Harga
Menkes Dukung Empat Langkah Baru BGN, MBG Kini Fokus pada Ibu Hamil, Menyusui dan Balita
Kemendikdasmen dan KemenPPPA Bersinergi Wujudkan Ruang Digital Ramah Anak Indonesia
Diduga Cemarkan Nama Organisasi di Zoom, Tani Merdeka Jabar Layangkan Somasi ke Kadis Pertanian Indramayu

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:54 WIB

BGN Hentikan Sementara MBG Saat Libur Sekolah, Audit Total Dapur dan Tutup SPPG Tak Layak

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:58 WIB

Mahfud MD: Rugi Kalau Dadan Dihukum Potong Tangan, Kalau Perlu Hukum Mati

Selasa, 16 Juni 2026 - 06:49 WIB

Misteri Kematian Satu Keluarga di Glamping Posong Terungkap, Polisi Pastikan Keracunan Karbon Monoksida

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:50 WIB

KDM Prioritaskan Pembangunan Tajuk dan Masjid Kecil untuk Perkuat Spiritualitas Warga Jabar

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:37 WIB

Revitalisasi Sekolah Gerakkan Ekonomi Lokal, Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja

Berita Terbaru