Jakarta, 18 April 2026 — Dua inovasi digital unggulan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), yakni Super Aplikasi Rumah Pendidikan dan program Anugerah Bug Bounty, berhasil menembus nominasi ajang penghargaan global ITU WSIS Prizes 2026 yang diselenggarakan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).
Kedua inovasi tersebut masing-masing masuk dalam kategori C7 (e-Government) dan C5 (Building Confidence and Security in the Use of ICT), dan kini bersaing untuk masuk lima besar terbaik (Champion Projects) dari total 20 inovasi dunia di setiap kategori.
Ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes merupakan penghargaan tahunan yang digelar oleh International Telecommunication Union (ITU) sejak 2012. Penghargaan ini diberikan kepada inovasi digital yang dinilai memberikan dampak signifikan terhadap pembangunan berkelanjutan di berbagai negara.
Keberhasilan ini menjadi bukti pengakuan dunia atas transformasi digital pendidikan Indonesia. Hal ini juga sejalan dengan visi Kemendikdasmen dalam menghadirkan layanan pendidikan yang RAMAH—Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis—serta mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi memberikan dukungan melalui voting.
“Kami mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan pendidikan untuk memberikan dukungan melalui voting, agar inovasi Indonesia ini dapat meraih prestasi terbaik di tingkat dunia,” ujarnya.
Dorong Transformasi Digital Pendidikan
Program Anugerah Bug Bounty menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ketahanan siber sektor pendidikan. Program ini melibatkan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga dosen dalam membangun ekosistem keamanan digital yang lebih kuat.
Sementara itu, Rumah Pendidikan hadir sebagai super aplikasi yang mengintegrasikan lebih dari 950 layanan pendidikan dalam satu platform. Aplikasi ini telah dimanfaatkan oleh puluhan juta pengguna di seluruh Indonesia sebagai pusat layanan digital pendidikan yang terpadu.
Cara Voting untuk Dukung Indonesia
Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikdasmen, Wibowo Mukti, menjelaskan bahwa masyarakat dapat memberikan dukungan dengan mudah melalui laman resmi voting.
Langkah pertama, akses tautan: https://s.id/VoteRumdikABB, kemudian login atau membuat akun. Setelah itu, pilih kategori C7 (e-Government), cari “Rumah Pendidikan”, dan klik Vote for this project. Selanjutnya, pilih kategori C5 (Building Confidence and Security in the Use of ICT), cari “Anugerah Bug Bounty”, lalu klik Vote for this project.
Berdasarkan informasi resmi, voting dibuka hingga 3 Mei 2026 pukul 23.00 UTC+02.00 atau setara dengan 4 Mei 2026 pukul 04.00 WIB.
Partisipasi publik diharapkan mampu mendorong inovasi Indonesia melangkah lebih jauh dan meraih pengakuan di tingkat global.


























