Deret Langkah Strategis Kemendikdasmen Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), terus memperkuat berbagai upaya untuk mencegah dan mengatasi persoalan kesehatan mental yang dihadapi oleh para peserta didik. Untuk mewujudkan hal tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait Pencegahan dan Penanganan Masalah Kesehatan Jiwa pada Anak dan Remaja.

Dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) SKP Pencegahan dan Penanganan Masalah Kesehatan Jiwa pada Anak dan Remaja, Menteri Mu’ti memaparkan sejumlah langkah strategis yang telah dilakukan Kemendikdasmen dalam mencegah dan menangani kesehatan mental peserta didik. Diantaranya yaitu Penguatan dan Percepatan Program Wajib Belajar 13 tahun, Peningkatan Kualitas Pengelolaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Peningkatan Mutu Pengajaran dan Pembelajaran, Penguatan Tata Kelola Pendidikan, serta Penguatan Pendidikan dan Pelatihan Pendidikan Vokasi.

“Sebagai landasan kebijakan, kami juga telah menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, serta Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 17 Tahun 2026. Dua kebijakan tersebut menjadi dasar bagi sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung kesehatan mental peserta didik,” papar Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, di Jakarta, Kamis (5/3).

Baca Juga :  Pemprov Jabar Dampingi 12 Korban Dugaan TPPO di Maumere, Sediakan Rumah Aman dan Pendampingan Hukum

Selain dua hal tersebut, Menteri Mu’ti menjelaskan bahwa Kemendikdasmen juga melakukan peningkatan manajemen sumber daya manusia di sekolah. Menurutnya, paradigma penanganan kesehatan mental bukan hanya menjadi tanggung jawab guru bimbingan konseling (BK), namun harus diperluas kepada seluruh guru di sekolah.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa Kemendikdasmen turut memperkuat sistem monitoring dan evaluasi melalui pemanfaatan data Rapor Pendidikan sebagai dasar perbaikan berkelanjutan. Digitalisasi laporan kasus juga terus dilakukan untuk mempercepat penanganan serta meningkatkan akurasi data.

“Dalam implementasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman terdapat empat aspek utama yang menjadi fokus, yakni pemenuhan spiritual, perlindungan fisik, kesejahteraan psikologis, serta keamanan sosio-kultural dan digital. Kami mendorong sekolah agar melakukan penguatan tata kelola, edukasi warga sekolah, serta penguatan peran seluruh unsur sekolah melalui manajemen kelas,” tutur Menteri Mu’ti.

Selanjutnya, pada sisi pembangunan karakter murid, Menteri Mu’ti mengatakan bahwa Kemendikdasmen memiliki program di antaranya yaitu Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, 7 Jurus Sekolah Hebat, serta kebijakan Guru Wali. Program lainnya yang turut mendukung antara lain yaitu Sekolah Sehat yang berfokus pada lima aspek kesehatan, yakni kesehatan fisik, imunisasi, kesehatan jiwa, kebugaran, dan kesehatan lingkungan.

Baca Juga :  Produksi Meningkat, Industri Alat Berat Butuh Pasokan SDM Hebat

“Kemendikdasmen juga mendorong partisipasi aktif murid melalui Gerakan Rukun Sama Teman. Upaya lainnya juga kami lakukan melalui penyelenggaraan upacara bendera yang di dalamnya memuat Ikrar Pelajar Pancasila, serta kegiatan kepramukaan yang mengembangkan nilai spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik,” ucapnya.

Menutup paparannya, Menteri Mu’ti menjelaskan bahwa Kemendikdasmen juga telah menerbitkan Modul Pembiasaan Karakter Hebat yang dapat digunakan dalam kegiatan kokurikuler. Modul ini dirancang untuk memperkuat karakter dan daya saing peserta didik sehingga turut mendukung kesehatan mental peserta didik.

“Kami juga telah menerbitkan Buku Pedoman Kesehatan Jiwa Remaja SMP sebagai panduan bagi pendidik dan orang tua dalam memahami kondisi psikologis remaja. Kami berharap, pedoman tersebut dapat memperkuat komunikasi antara orang tua, guru, dan peserta didik dalam mendukung kesehatan jiwa peserta didik secara menyeluruh,” tutup Menteri Mu’ti.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Gelar ToT Al-Qur’an Bahasa Isyarat, Perkuat Pendidikan Inklusif bagi Tunarungu
Menteri Wihaji Pastikan Distribusi MBG 3B di Kabupaten Cianjur Berjalan Optimal, Stunting Turun ke 7,3 Persen
Bio Farma Salurkan 1.650 Paket Sembako Ramadan, Hadir Bersama Masyarakat di Momentum Kebersamaan 
Prabowo Undang SBY, Jokowi hingga Gibran ke Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis Nasional dan Global
Menaker Yassierli Terbitkan SE THR 2026, Wajib Dibayar Penuh H-7 dan Tidak Boleh Dicicil
Menaker Yassierli Terbitkan SE BHR 2026, Ojol dan Kurir Online Wajib Terima 25% dari Rata-rata Pendapatan
Prabowo Bahas Eskalasi Timur Tengah di Istana Merdeka, Indonesia Siap Evakuasi WNI dan Jadi Mediator
Pegadaian Kanwil X Jabar Serahkan Mobil Siaga dan Ratusan Paket Sembako di Batukaras Pangandaran

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:38 WIB

Deret Langkah Strategis Kemendikdasmen Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman

Jumat, 6 Maret 2026 - 07:12 WIB

Kemendikdasmen Gelar ToT Al-Qur’an Bahasa Isyarat, Perkuat Pendidikan Inklusif bagi Tunarungu

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:21 WIB

Menteri Wihaji Pastikan Distribusi MBG 3B di Kabupaten Cianjur Berjalan Optimal, Stunting Turun ke 7,3 Persen

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:26 WIB

Bio Farma Salurkan 1.650 Paket Sembako Ramadan, Hadir Bersama Masyarakat di Momentum Kebersamaan 

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:38 WIB

Prabowo Undang SBY, Jokowi hingga Gibran ke Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis Nasional dan Global

Berita Terbaru