KLOPAKINDONESIA.COM – Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Roswandi, menghadiri pengukuhan 300 Duta Lansia Indonesia Ramah Lansia di Bandung, yang digelar di Golden Flower Hotel Bandung, Senin (3/2/2026).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Indonesia Ramah Lansia (IRL) Jawa Barat dan Nestlé Indonesia sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta Sekolah Lansia yang telah menyelesaikan tiga standar pembelajaran selama 36 bulan atau tiga tahun.
Indonesia saat ini berada pada fase menuju puncak bonus demografi yang membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi. Namun, pada saat yang sama, Indonesia juga mulai memasuki struktur penduduk menua seiring meningkatnya jumlah lansia. Jawa Barat menjadi salah satu dari 21 provinsi yang telah masuk dalam kategori struktur penduduk menua tersebut.
Para Duta Lansia yang merupakan lulusan Sekolah Lansia binaan Yayasan IRL dinilai sejalan dengan Program Sidaya (Lansia Berdaya), salah satu program Quick Win Kemendukbangga/BKKBN dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Program Sidaya dirancang untuk mempersiapkan lansia agar tetap sehat, aman, terlindungi, serta aktif dan produktif di masyarakat.
Dengan demikian, para Duta Lansia diharapkan dapat menjadi pelopor bagi sesama lansia untuk tetap berdaya, sekaligus menjadi teladan positif bagi generasi muda.
Pada kesempatan yang sama, Direktur IRL Jawa Barat, Dr. Susiana Nugraha, SKM, MN, menyampaikan bahwa Duta Lansia merupakan contoh nyata bagi para lansia untuk menjalani masa tua yang Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat (SMART).
Program Sekolah Lansia sendiri telah berjalan sejak 2023 melalui pembentukan di 10 kabupaten/kota yang disinergikan dengan Bina Keluarga Lansia (BKL), kemudian berlanjut ke 17 kabupaten/kota lainnya pada 2024. Saat ini, Sekolah Lansia telah hadir dan berjalan di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari upaya membangun lansia yang tangguh dan berdaya.


























