Wamendukbangga Tekankan Updating TPK dan Distribusi Harian dalam Program MBG 3B

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLOPAKINDONESIA.COM – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B terus menjadi perhatian serius Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN. Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN (Wamendukbangga), Isyana Bagoes Oka, menegaskan pentingnya pembaruan data tenaga TPK, aspek keamanan pangan, serta konsistensi distribusi demi kelancaran program bagi sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

Penegasan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi teknis pelaporan rutin Program MBG 3B yang digelar secara daring melalui Zoom, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini diikuti jajaran Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi se-Indonesia dan dipimpin langsung oleh Wamendukbangga bersama Sekretaris Kementerian serta Inspektur Utama Kemendukbangga.

Baca Juga :  222 Lansia Diwisuda, Kabupaten Bogor Perkuat Pemanfaatan Bonus Demografi Sepanjang Siklus Usia

Dalam rapat tersebut, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Roswandi, melaporkan bahwa mayoritas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah mendistribusikan MBG selama lima hari dalam sepekan. Namun, masih terdapat sejumlah SPPG yang baru menyalurkan MBG selama dua hari.

“Karena masih bervariasi, saya minta dilakukan sosialisasi kembali kepada SPPG bahwa MBG seharusnya didistribusikan setiap hari,” tegas Isyana.

Baca Juga :  Buka Orientasi KKA, Fazar: Sosialisasi Pengisian KKA di BKB Berperan Strategis Bagi Upaya Percepatan Penurunan Stunting

Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari Kesepahaman Bersama (MoU) antara Kemendukbangga/BKKBN dan Badan Gizi Nasional terkait pelaksanaan Program MBG. Pelaporan rutin dinilai krusial untuk memperkuat fungsi monitoring dan evaluasi, sekaligus memastikan kualitas pelaksanaan program di lapangan tetap terjaga.

Dengan penguatan koordinasi, pembaruan data, serta konsistensi distribusi, Program MBG 3B diharapkan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan gizi ibu dan anak di seluruh Indonesia.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru