Jelang Ramadan & Idulfitri 2026, Pemerintah Luncurkan Paket Stimulus Rp911,16 Miliar: Diskon Transportasi, WFA, Bantuan Pangan

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Menjelang bulan Ramadan dan libur Idulfitri 2026, pemerintah resmi meluncurkan Paket Stimulus Ekonomi I-2026 yang mencakup diskon tarif transportasi, kebijakan work from anywhere (WFA), serta bantuan pangan bagi masyarakat.

Peluncuran paket stimulus dilakukan di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/02/2026), dan dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri PAN-RB Rini Widyantini, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

“Pada tahun ini dalam rangka libur hari besar nasional, pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi. Total anggarannya adalah Rp911,16 miliar berasal dari APBN maupun non-APBN,” ujar Menko Ekon Airlangga Hartarto.

Menurut Airlangga, kebijakan stimulus pada periode libur keagamaan nasional seperti Idulfitri maupun Natal dan Tahun Baru (Nataru) tidak hanya menunjang mobilitas masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata.

Ia mencontohkan, pada periode Lebaran 2025 mobilitas masyarakat mencapai 154,62 juta orang, sementara pada libur Nataru tercatat 110,43 juta orang. Sepanjang 2025, pertumbuhan ekonomi nasional tercatat 5,11 persen secara year-on-year. Pada Desember 2025, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 1,41 juta orang dan wisatawan nusantara 105,98 juta perjalanan.

Baca Juga :  Bey Machmudin Awali Kerja 2025 dengan Tanam Pohon

Rincian Diskon Transportasi

Dalam Paket Stimulus I-2026, pemerintah memberikan sejumlah potongan tarif transportasi sebagai berikut:

  • Kereta api: Diskon 30 persen dari harga tiket untuk perjalanan 14–29 Maret 2026, dengan target 1,2 juta penumpang.
  • Angkutan laut: Diskon 30 persen dari tarif dasar untuk perjalanan 11 Maret–5 April 2026, dengan target 445 ribu penumpang.
  • Angkutan penyeberangan: Diskon 100 persen tarif jasa kepelabuhanan untuk perjalanan 12–31 Maret 2026, dengan target 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.
  • Angkutan udara: Diskon 17–18 persen untuk tiket kelas ekonomi domestik pada periode 14–29 Maret 2026, dengan target 3,3 juta penumpang.

Skema WFA untuk ASN dan Swasta

Untuk mendukung kelancaran mobilitas selama periode mudik, pemerintah juga menerapkan kebijakan flexible working arrangement (FWA) atau WFA selama lima hari, yakni pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026.

Baca Juga :  #Persibday: Pj Wali Kota Imbau Bobotoh Tunjukan Dukungan Positif

“Untuk penerapan FWA bagi para pegawai ASN, diterbitkan Surat Edaran dari Menteri PAN-RB, sedangkan untuk pelaksanaan WFA bagi para pekerja swasta akan diterbitkan SE dari Menteri Ketenagakerjaan,” jelas Airlangga.

Bantuan Pangan untuk 35,04 Juta KPM

Selain stimulus transportasi, pemerintah juga memperkuat daya beli masyarakat melalui penyaluran bantuan pangan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Bantuan tersebut diberikan sekaligus untuk dua bulan dengan estimasi anggaran sebesar Rp11,92 triliun.

Target penerima bantuan mencapai 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dari kelompok desil 1–4.

Airlangga meminta pemerintah daerah serta kementerian/lembaga terkait untuk memastikan kelancaran distribusi bantuan.

“Pemda dan K/L terkait agar mendukung kelancaran logistik dalam penyaluran bantuan pangan,” pungkasnya.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Jabar Revitalisasi 32 Hektare Kebun Karet Jalupang Subang
Lantik 41 Pejabat, Wali Kota Bandung Tekankan Integritas dan Prinsip 3P
Cegah Karhutla, Dedi Mulyadi Instruksikan Pendakian Gunung di Jabar Ditutup
Komisi III DPR Responsif Tangani Kasus Hukum, Dorong Reformasi hingga RUU Perampasan Aset
DPR Soroti Data Bansos Tak Akurat, Pekerja Rentan Bisa Kehilangan Bantuan
Prabowo: Strategi Transformasi Bangsa Fokus Angkat Jutaan Rakyat dari Kemiskinan
PT Pos Indonesia Gagal Bayar Bunga Sukuk Ijarah Rp11,65 Miliar
Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG karena Tak Penuhi SLHS

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 06:19 WIB

Pemprov Jabar Revitalisasi 32 Hektare Kebun Karet Jalupang Subang

Rabu, 2 September 2026 - 06:16 WIB

Lantik 41 Pejabat, Wali Kota Bandung Tekankan Integritas dan Prinsip 3P

Rabu, 2 September 2026 - 06:10 WIB

Cegah Karhutla, Dedi Mulyadi Instruksikan Pendakian Gunung di Jabar Ditutup

Rabu, 2 September 2026 - 06:06 WIB

Komisi III DPR Responsif Tangani Kasus Hukum, Dorong Reformasi hingga RUU Perampasan Aset

Rabu, 2 September 2026 - 05:54 WIB

DPR Soroti Data Bansos Tak Akurat, Pekerja Rentan Bisa Kehilangan Bantuan

Berita Terbaru