Ratusan Kader TPK Sukabumi Teguhkan Komitmen Dukung Program Makan Bergizi Gratis MBG 3B

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN SUKABUMI — Semangat dan optimisme membuncah dalam kegiatan Temu Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kabupaten Sukabumi, Senin (12/1/2026). Ratusan kader TPK serempak menyanyikan Mars TPK, menandai kekompakan dan kesiapan mereka dalam mendukung pelaksanaan program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD (MBG 3B).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, didampingi Bupati Sukabumi, unsur Forkopimda, serta Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi.

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam menyukseskan program MBG 3B. Ia menyampaikan bahwa berbagai langkah strategis telah dan akan terus dilakukan agar program prioritas tersebut benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami di Kabupaten Sukabumi berkomitmen penuh mendukung MBG 3B melalui berbagai kegiatan. Melalui temu kader ini, saya mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi. Jadikan setiap tantangan di lapangan sebagai pemicu semangat untuk bekerja lebih baik,” ujar Bupati.

Baca Juga :  Catatan Politik Senayan: Kepemimpinan Prabowo dan Stabilitas Asia Tenggara

Sementara itu, Menteri Wihaji menjelaskan bahwa kegiatan di Sukabumi merupakan bagian dari pengecekan langsung di lapangan pasca-terbitnya Peraturan Presiden Nomor 115, khususnya Pasal 47, yang memberikan tugas tambahan kepada jajaran TPK dalam pendistribusian MBG 3B.

“Kami ingin memastikan tidak ada kendala di lapangan. Beberapa waktu lalu sempat muncul persoalan yang viral, dan hal seperti itu tidak boleh terulang. Karena itu hari ini kami turun langsung untuk memastikan kesiapan dan kelancaran pelaksanaan,” tegas Wihaji.

Selain program MBG 3B, pemerintah pusat juga terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui berbagai program, salah satunya Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting).

Baca Juga :  PON XXI/2024 ACEH SUMUT Tim Sepakbola Jabar Menang Dramatis atas Kalsel untuk Melaju ke Final

Menteri Wihaji juga mengungkapkan alasan dipilihnya Kabupaten Sukabumi sebagai lokasi temu kader. Menurutnya, Provinsi Jawa Barat merupakan daerah dengan jumlah TPK terbesar secara nasional.

“Dari total sekitar 597.692 TPK di seluruh Indonesia, Jawa Barat menjadi salah satu yang terbesar. Kabupaten Sukabumi sendiri memiliki jumlah penduduk sekitar 2,8 juta jiwa, dengan 47 kecamatan, 380 desa, dan 5 kelurahan,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program percepatan penurunan stunting dan MBG 3B di Jawa Barat akan memberikan dampak signifikan terhadap capaian nasional.

“Alhamdulillah, penurunan stunting di Jawa Barat cukup luar biasa. Ini adalah hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, para kader, dan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi melaporkan bahwa hingga saat ini sebanyak 3.226 sasaran telah menerima manfaat program MBG 3B di wilayah Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Minta Kuota LPG 3 Kg 2027 Dievaluasi, Cegah Kelangkaan di Masyarakat
Janji Mentan Amran ke Petani Karawang Direalisasikan dalam Hitungan Jam
KPK Periksa Pejabat Bappenda dan BKPSDM Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Korupsi
21 Wilayah Jawa Barat Berpotensi Kekeringan 1-10 September 2026, 18 Daerah Status Awas
Antusias Peserta Lomba Lintas Alam Jabar 2026 Gaungkan Gerakan Tobat Ekologis
Inggris dan Bandung Perkuat Kolaborasi Menuju Net Zero dan Ketahanan Iklim
Pegadaian Kanwil X Jabar Bersama POGI Gelar “Merdeka Stunting 2026”, Cegah Stunting Sejak Janin dalam Kandungan
Kemenhut Dorong PBPH Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalsel

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 14:24 WIB

DPR Minta Kuota LPG 3 Kg 2027 Dievaluasi, Cegah Kelangkaan di Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 14:17 WIB

Janji Mentan Amran ke Petani Karawang Direalisasikan dalam Hitungan Jam

Selasa, 1 September 2026 - 14:10 WIB

KPK Periksa Pejabat Bappenda dan BKPSDM Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Korupsi

Selasa, 1 September 2026 - 13:41 WIB

21 Wilayah Jawa Barat Berpotensi Kekeringan 1-10 September 2026, 18 Daerah Status Awas

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Antusias Peserta Lomba Lintas Alam Jabar 2026 Gaungkan Gerakan Tobat Ekologis

Berita Terbaru