Hujan Meteor Quadrantid 2026 Bisa Dilihat dari Indonesia, Begini Waktu dan Cara Mengamatinya

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan Meteor Quadrantid 2026 Bisa Dilihat dari Indonesia, Begini Waktu dan Cara Mengamatinya

Hujan Meteor Quadrantid 2026 Bisa Dilihat dari Indonesia, Begini Waktu dan Cara Mengamatinya

Klopakindonesia.com – Fenomena langit awal tahun kembali terjadi. Hujan meteor Quadrantid diperkirakan mencapai puncaknya pada dini hari Sabtu, 4 Januari 2026, dan secara teknis dapat disaksikan dari wilayah Indonesia, meski dengan sejumlah keterbatasan.

Quadrantid dikenal sebagai salah satu hujan meteor paling aktif sepanjang tahun. Pada kondisi ideal, hujan meteor ini mampu menghasilkan hingga 100 meteor per jam. Namun, intensitas tersebut umumnya paling optimal untuk pengamat di belahan Bumi utara.

Visibilitas dari Indonesia

Indonesia yang berada di wilayah tropis tetap memiliki peluang menyaksikan Quadrantid, terutama karena hujan meteor ini aktif menjelang fajar. Namun, jumlah meteor yang terlihat diperkirakan lebih sedikit dibandingkan wilayah lintang utara.

Baca Juga :  Turbulensi, Penyebab dan Efeknya pada Penerbangan

Hal ini disebabkan oleh posisi radiant Quadrantid—titik asal kemunculan meteor—yang berada relatif rendah di langit utara jika diamati dari Indonesia. Kondisi ini membatasi jumlah meteor yang dapat teramati dengan mata telanjang.

Gangguan Cahaya Bulan

Selain faktor geografis, pengamatan Quadrantid tahun ini juga akan menghadapi gangguan cahaya bulan. Pada waktu puncak hujan meteor, Bulan berada dalam fase sangat terang, sehingga hanya meteor-meteor paling terang atau fireball yang berpeluang terlihat.

Waktu dan Arah Pengamatan

Waktu terbaik untuk mengamati hujan meteor Quadrantid di Indonesia adalah pada dini hari, sekitar pukul 02.00 hingga 05.00 WIB, dengan mengarahkan pandangan ke langit utara hingga timur laut. Meski demikian, meteor dapat muncul di berbagai arah langit.

Baca Juga :  Wong Fei Hung: Legenda Kungfu yang Jejak Keislamannya Diaburkan Sejarah

Pengamat disarankan mencari lokasi dengan langit gelap, jauh dari polusi cahaya perkotaan, serta memberikan waktu bagi mata untuk beradaptasi dengan kondisi gelap.

Kesimpulan

Meski tidak menjadi hujan meteor paling ideal untuk wilayah Indonesia, Quadrantid tetap layak dinantikan sebagai pembuka fenomena astronomi tahun 2026. Dengan cuaca cerah dan lokasi pengamatan yang tepat, masyarakat masih berpeluang menyaksikan kilatan meteor terang menghiasi langit malam.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

4 Hewan dengan Bisa Paling Mematikan di Dunia
KUHP Baru Atur Hewan Piaraan Serang Orang: Dulu 6 Hari, Kini Pemilik Terancam 6 Bulan Penjara
Supermoon Januari 2026 Bisa Disaksikan Sabtu Malam, Ini Jadwal Lengkap dan Penjelasannya
Perbedaan Telur Ayam Cokelat dan Putih: Kandungan Gizi, Harga, dan Cara Memilih
Fenomena Astronomi 2026: Supermoon, Gerhana Matahari Total, dan Hujan Meteor
Awal Penanggalan Tahun Masehi dan Mengapa Menggantikan Kalender Julian
Mengenal Jembatan Bailey, Akses Darurat Andalan Saat Infrastruktur Rusak
Dari Unix ke Linux: Evolusi Sistem Operasi Open Source Dunia

Berita Terkait

Sabtu, 3 Januari 2026 - 17:51 WIB

Hujan Meteor Quadrantid 2026 Bisa Dilihat dari Indonesia, Begini Waktu dan Cara Mengamatinya

Sabtu, 3 Januari 2026 - 17:41 WIB

4 Hewan dengan Bisa Paling Mematikan di Dunia

Sabtu, 3 Januari 2026 - 10:39 WIB

KUHP Baru Atur Hewan Piaraan Serang Orang: Dulu 6 Hari, Kini Pemilik Terancam 6 Bulan Penjara

Sabtu, 3 Januari 2026 - 05:41 WIB

Supermoon Januari 2026 Bisa Disaksikan Sabtu Malam, Ini Jadwal Lengkap dan Penjelasannya

Sabtu, 3 Januari 2026 - 05:34 WIB

Perbedaan Telur Ayam Cokelat dan Putih: Kandungan Gizi, Harga, dan Cara Memilih

Berita Terbaru