Ayah dan Anak Jadi Pelaku Penembakan Massal di Bondi Beach, 16 Orang Tewas

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barang-barang milik anggota komunitas Yahudi terlihat di lokasi penembakan di Pantai Bondi, Sydney, Australia. Dua pria bersenjata yang menembak dan membunuh 15 orang dalam perayaan Yahudi di Pantai Bondi pada Minggu (14/12/2025) adalah seorang ayah berusia 50 tahun dan putranya yang berusia 24 tahun, kata polisi Australia.
© AFP/DAVID GRAY

Barang-barang milik anggota komunitas Yahudi terlihat di lokasi penembakan di Pantai Bondi, Sydney, Australia. Dua pria bersenjata yang menembak dan membunuh 15 orang dalam perayaan Yahudi di Pantai Bondi pada Minggu (14/12/2025) adalah seorang ayah berusia 50 tahun dan putranya yang berusia 24 tahun, kata polisi Australia. © AFP/DAVID GRAY

Sydney – Tragedi penembakan massal mengguncang kawasan wisata Bondi Beach, Sydney, Australia, pada Minggu malam (14/12/2025) waktu setempat. Insiden berdarah tersebut menewaskan 16 orang dan melukai puluhan lainnya. Aparat kepolisian mengonfirmasi bahwa pelaku penembakan adalah seorang ayah dan anaknya.

Penembakan terjadi saat ratusan warga tengah berkumpul di sekitar pantai untuk mengikuti sebuah acara komunitas. Suasana yang awalnya ramai berubah menjadi kepanikan ketika pelaku melepaskan tembakan secara membabi buta ke arah kerumunan.

Kepolisian Negara Bagian New South Wales menyebutkan, pelaku merupakan pria berusia sekitar 50 tahun dan anaknya yang berusia 20-an tahun. Keduanya menggunakan senjata api legal milik sang ayah. Dalam upaya penindakan, aparat menembak mati sang ayah di lokasi kejadian, sementara anaknya berhasil ditangkap dan kini menjalani perawatan di rumah sakit dengan penjagaan ketat.

Baca Juga :  Peringati HARGANAS ke-33, BKKBN Jabar Gaungkan Pesan "Ayah Wajib Hadir" Lewat Street Campaign di Kota Bandung

“Ini adalah salah satu serangan paling mematikan yang pernah terjadi di Australia dalam beberapa dekade terakhir,” ujar pejabat kepolisian setempat dalam konferensi pers.

Berdasarkan data sementara, 16 korban meninggal dunia terdiri dari pria, perempuan, dan anak-anak, sementara lebih dari 40 orang lainnya mengalami luka-luka, sebagian di antaranya dalam kondisi kritis. Para korban langsung dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Sydney.

Pemerintah Australia menetapkan duka cita nasional atas tragedi tersebut. Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyampaikan bahwa bendera Australia akan dikibarkan setengah tiang di seluruh negeri sebagai bentuk penghormatan kepada para korban.

“Bendera akan dikibarkan setengah tiang di seluruh negeri hari ini sebagai penghormatan kepada semua yang telah meninggal dan semua yang terluka,” kata Albanese dalam pernyataan resminya.

Albanese juga mengecam keras aksi penembakan tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan kejahatan yang keji dan tidak berperikemanusiaan. Pemerintah berjanji akan melakukan pengetatan pengawasan kepemilikan senjata api serta meningkatkan pengamanan di ruang-ruang publik.

Baca Juga :  HARGA BBM PERTAMINA Non Subsidi Turun per 1 Oktober 2024

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami motif penembakan, termasuk kemungkinan adanya unsur kebencian atau teror. Sementara itu, kawasan Bondi Beach masih disterilkan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Tragedi ini menuai duka mendalam, tidak hanya bagi warga Australia, tetapi juga masyarakat internasional, mengingat Bondi Beach merupakan salah satu ikon pariwisata dunia.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG
Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya
Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau
Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi
Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
LDI 2026 Resmi Dibuka, 17.115 Murid Daftar Ajang Debat Nasional Kemendikdasmen

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:37 WIB

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG

Sabtu, 5 September 2026 - 15:16 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya

Sabtu, 5 September 2026 - 09:48 WIB

Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau

Jumat, 4 September 2026 - 14:08 WIB

Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi

Jumat, 4 September 2026 - 05:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M

Berita Terbaru