21 Orang Terluka Akibat Ditabrak Mobil, Termasuk Siswa dan Guru SDN 01 Kalibaru Cilincing

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Peristiwa kecelakaan yang menggemparkan terjadi di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (11/12/2025) pagi. Sebuah mobil operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) tiba-tiba hilang kendali dan menerobos pagar sekolah hingga menabrak puluhan siswa yang sedang mengikuti kegiatan literasi pagi. Insiden tersebut mengakibatkan 21 orang terluka, terdiri dari 19 siswa dan 1 guru.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.40 WIB, saat ratusan siswa sudah berada di halaman sekolah untuk mengikuti aktivitas literasi pagi yang rutin dilaksanakan setiap hari. Situasi berubah mencekam ketika mobil berwarna putih itu melaju dengan kecepatan tinggi dan menghantam pagar depan sekolah sebelum masuk ke area halaman tempat siswa duduk berbaris.

Beberapa saksi mata menyebut suara benturan terdengar keras, disusul teriakan siswa yang berlarian menyelamatkan diri. Guru yang berada di lokasi berusaha menarik anak-anak menjauh, namun sebagian tidak sempat menghindar.

Detail Korban dan Upaya Penyelamatan

Tim medis dan petugas pemadam kebakaran dari Jakarta Utara segera tiba di lokasi setelah menerima laporan dari warga dan pihak sekolah. Korban yang mengalami luka-luka langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju dua rumah sakit rujukan: RSUD Koja dan RSUD Cilincing.

Cedera yang dialami para korban beragam, mulai dari memar akibat benturan, luka sobek, hingga retak tulang pada beberapa siswa. Seorang guru perempuan yang turut menjadi korban mengalami luka pada bagian kaki dan harus menjalani pemeriksaan lanjutan.

Baca Juga :  HLUN ke-29 dan HUT JuKen Jabar ke-25, Kemendukbangga Jabar Perkuat Peran Lansia

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan seluruh biaya perawatan ditanggung sepenuhnya oleh negara. Gubernur DKI Jakarta langsung menjenguk para korban di rumah sakit dan meminta pihak medis untuk memberikan penanganan terbaik. Ia menegaskan bahwa keselamatan siswa dalam penyelenggaraan program pemerintah harus menjadi prioritas utama.

Kronologi dan Dugaan Penyebab Kecelakaan

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, mobil operasional tersebut dikemudikan oleh sopir pengganti, karena sopir utama sedang tidak bisa bertugas. Sopir mengaku hendak memarkir kendaraan dan bermaksud menginjak rem. Namun, dalam kondisi panik, ia diduga salah menginjak pedal gas, sehingga mobil melesat cepat tanpa bisa dikendalikan.

Dugaan lain yang masih dalam penyelidikan adalah adanya kemungkinan kerusakan pada sistem pengereman. Polisi telah melakukan olah TKP dan memeriksa kondisi teknis mobil untuk memastikan apakah insiden ini murni kesalahan manusia atau juga dipengaruhi faktor mekanik.

Sopir dan kernet mobil kini telah diamankan oleh Polres Metro Jakarta Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga memeriksa CCTV sekolah dan mengambil keterangan sejumlah saksi, termasuk pihak sekolah, guru yang berada di lokasi, serta beberapa orang tua yang kebetulan mengantar anaknya pada saat kejadian.

Respons Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum

Insiden ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah. Selain menjamin biaya perawatan, Pemprov DKI menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan armada program MBG, khususnya yang beroperasi di sekitar fasilitas pendidikan.

Baca Juga :  Sekda Herman Suryatman Pantau Kesiapan Petugas di Posko Bencana

Gubernur DKI menyampaikan keprihatinannya dan memintaagar tidak ada kendala administrasi maupun teknis dalam penanganan korban. Ia juga menekankan bahwa kejadian serupa tidak boleh terulang, mengingat lingkungan sekolah adalah tempat yang seharusnya aman bagi tumbuh kembang anak.

Sementara itu, kepolisian menyatakan akan memproses kasus ini secara transparan. Jika ditemukan unsur kelalaian berat, sopir maupun pihak yang bertanggung jawab atas armada bisa dijerat pasal pidana terkait kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban luka-luka.

Kondisi Terbaru Para Korban

Laporan terbaru pihak rumah sakit menyebutkan sebagian korban sudah diperbolehkan pulang setelah menjalani tindakan medis dan observasi. Namun beberapa siswa dan guru masih menjalani perawatan lebih lanjut akibat luka yang memerlukan penyembuhan intensif.

Pihak sekolah mengaku turut trauma dengan kejadian ini, namun menjamin kegiatan belajar akan tetap berjalan normal dengan peningkatan keamanan di area gerbang dan halaman sekolah.

Keprihatinan Publik dan Seruan Evaluasi

Masyarakat yang mengetahui kejadian ini melalui media sosial dan pemberitaan nasional menyampaikan doa dan dukungan bagi para korban. Kejadian ini juga memunculkan diskusi publik mengenai pentingnya standar keamanan bagi kendaraan operasional milik pemerintah, terutama yang beroperasi di lingkungan pendidikan.

Banyak pihak berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar pengawasan armada dan kualitas sumber daya manusia—termasuk sopir—lebih diperketat.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid
Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa
Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen
AMPETRA Soroti Sulitnya Izin Tambang Rakyat, Siap Dampingi Penambang hingga Kantongi Legalitas
Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga
Kemendukbangga/BKKBN dan Pemprov Jabar Perkuat Sinergi Perluas Sekolah Siaga Kependudukan
DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:50 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029

Senin, 20 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid

Senin, 20 Juli 2026 - 11:23 WIB

Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa

Senin, 20 Juli 2026 - 09:12 WIB

Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:14 WIB

Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga

Berita Terbaru