Menhan Sjafrie Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Provinsi Aceh, Minggu (7/12/2025). Setibanya di Aceh, Presiden disambut langsung oleh Menhan Sjafrie dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

Kehadiran Menhan Sjafrie kali ini juga membawa misi kemanusiaan. Ini merupakan kunjungan keduanya ke Aceh setelah sebelumnya, pada November lalu, ia meninjau sejumlah titik pengungsian untuk melihat langsung kondisi warga terdampak banjir.

Salah satu agenda utama Presiden dan Menhan adalah peninjauan pembangunan Jembatan Bailey Teupin Mane, ruas vital penghubung Bireuen–Takengon di Kabupaten Bireuen. Dengan bentang 30 meter, jembatan sementara ini memiliki peran penting dalam memulihkan akses darat yang terputus akibat banjir besar.

Baca Juga :  Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat Peringati Hari Ibu ke-97, Tegaskan Peran Strategis Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045

Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah mengerahkan seluruh kemampuan untuk mempercepat pemulihan akses masyarakat.
“Semua usaha kita kerahkan. Nanti semua jembatan kita akan perbaiki. Mudah-mudahan 1 sampai 2 minggu,” ujarnya.

Usai meninjau pengerjaan jembatan, Presiden juga memastikan bahwa suplai bahan pangan bagi masyarakat telah diantisipasi dan akan dikirim dari berbagai daerah. Pemerintah turut memberi perhatian penuh pada sektor pertanian, termasuk kebijakan penghapusan utang KUR bagi petani yang terdampak bencana.

“Pangan akan kita kirim dari tempat lain. Cadangan-cadangan masih cukup banyak. Utang-utang KUR… kita akan hapus. Petani tidak usah khawatir. Ini keadaan terpaksa, force majeure,” tegas Presiden.

Baca Juga :  Malam Tahun Baru di Jabar Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang, BMKG Beri Peringatan

Setelah meninjau jembatan, Presiden Prabowo dan Menhan Sjafrie melanjutkan kunjungan ke tenda-tenda pengungsian di Kabupaten Bireuen. Pemerintah ingin memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi sekaligus mendengarkan langsung keluhan dan harapan warga.

Dengan penuh empati, Presiden menenangkan para pengungsi yang masih diselimuti kesedihan.
“Sabar ya, sabar,” ucap Presiden sambil menepuk bahu warga.

Presiden yang didampingi Menhan, Panglima TNI, serta Gubernur Aceh kemudian meninjau dapur umum, berdialog dengan relawan, memastikan stok logistik tetap aman, hingga mencicipi nasi dan ikan tongkol yang disiapkan sebagai menu makan siang bagi para pengungsi.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puan Maharani: Negara Tak Boleh Kehilangan Satu Generasi karena Anak Putus Sekolah
Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah serta UMKM
Tiga Penumpang Alphard yang Berselisih dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
Murid Indonesia Raih 4 Medali Perunggu di International Mathematical Olympiad (IMO) 2026
ASEAN Sepakati Rencana Kerja Pendidikan 2026–2030, AI dan STEM Jadi Prioritas
DP3AKB Jawa Barat Dampingi Saksi Korban TPPO Asal Jabar dalam Persidangan di Maumere
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka, Pendaftaran hingga 27 Juli
Hari Anak Nasional 2026, Hj. Siti Muntamah Ajak Wujudkan Jawa Barat Ramah Anak Lewat Ketahanan Keluarga

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:31 WIB

Puan Maharani: Negara Tak Boleh Kehilangan Satu Generasi karena Anak Putus Sekolah

Senin, 27 Juli 2026 - 17:31 WIB

Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah serta UMKM

Senin, 27 Juli 2026 - 07:23 WIB

Tiga Penumpang Alphard yang Berselisih dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:47 WIB

Murid Indonesia Raih 4 Medali Perunggu di International Mathematical Olympiad (IMO) 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:03 WIB

ASEAN Sepakati Rencana Kerja Pendidikan 2026–2030, AI dan STEM Jadi Prioritas

Berita Terbaru