Pemdaprov Jabar Alihkan Lahan Sayuran Menjadi Perkebunan Teh Seluas 200 Hektare

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, 3 Desember 2025 – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) memastikan akan mengalihfungsikan lahan milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dari yang semula ditanami sayuran menjadi kebun teh. Total luas lahan yang disiapkan mencapai 200 hektare, berlokasi di kawasan Puncak dan Ciater.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menegaskan bahwa penanaman teh akan difokuskan pada lereng-lereng curam untuk menjaga stabilitas tanah sekaligus meningkatkan produktivitas lahan. Para petani yang menggarap kebun teh tersebut akan mendapatkan upah langsung dari Pemdaprov Jabar.

Baca Juga :  Peringatan Dini BMKG 27–28 Agustus 2025: Jawa Barat dan Jawa Timur Waspada Hujan Sangat Lebat

Selain teh, pemerintah daerah juga akan memprioritaskan penanaman bambu di kawasan hutan milik PTPN, khususnya di Sukabumi dan Puncak. Program tersebut dinilai mampu meningkatkan konservasi sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

Langkah ini disampaikan KDM saat acara penandatanganan kerja sama antara Pemdaprov Jabar dan PTPN I Regional 2 mengenai Optimalisasi Pengelolaan Lahan. Acara berlangsung di Ruang Lokantara, Gedung Sate, Kota Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, turut dibahas mengenai sejumlah ruas jalan kabupaten yang berada di atas lahan PTPN dan kini akan dialihkan menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Ada jalan kabupaten yang sekarang diserahkan menjadi jalan provinsi yang tanahnya tanah PTPN. Kita barusan diberikan kewenangan untuk menggunakan tanah itu digunakan jalan,” ujar KDM.

KDM juga menambahkan bahwa dalam dua pekan ke depan, Pemdaprov Jabar akan mengundang BPN Jawa Barat, PTPN, dan Perhutani untuk membahas perizinan pemanfaatan lahan secara lebih komprehensif, termasuk legalitas penggunaan jalur jalan dan area tanaman baru.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen dan UNESCO Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan
BGN Hentikan Sementara MBG Saat Libur Sekolah, Audit Total Dapur dan Tutup SPPG Tak Layak
Mahfud MD: Rugi Kalau Dadan Dihukum Potong Tangan, Kalau Perlu Hukum Mati
Misteri Kematian Satu Keluarga di Glamping Posong Terungkap, Polisi Pastikan Keracunan Karbon Monoksida
KDM Prioritaskan Pembangunan Tajuk dan Masjid Kecil untuk Perkuat Spiritualitas Warga Jabar
Revitalisasi Sekolah Gerakkan Ekonomi Lokal, Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja
Per 10 Juni 2026, Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik Harga
Menkes Dukung Empat Langkah Baru BGN, MBG Kini Fokus pada Ibu Hamil, Menyusui dan Balita

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kemendikdasmen dan UNESCO Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:54 WIB

BGN Hentikan Sementara MBG Saat Libur Sekolah, Audit Total Dapur dan Tutup SPPG Tak Layak

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:58 WIB

Mahfud MD: Rugi Kalau Dadan Dihukum Potong Tangan, Kalau Perlu Hukum Mati

Selasa, 16 Juni 2026 - 06:49 WIB

Misteri Kematian Satu Keluarga di Glamping Posong Terungkap, Polisi Pastikan Keracunan Karbon Monoksida

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:50 WIB

KDM Prioritaskan Pembangunan Tajuk dan Masjid Kecil untuk Perkuat Spiritualitas Warga Jabar

Berita Terbaru